20 Ton Bawang Thailand Seludupan Ditangkap

0
57
AtjehUpdate.com, LANGSA – Sedikitnya 27 batang pohon bongsai serta 20 Ton bawang merah asal negara Gajah Putih Thailand ditangkap tim WFQR Lamtamal I Belawan. Saat ini diamankan Posal Kuala Langsa dan akan diserahkan kepada pihak karantina.
Hal itu dikarenakan kedua barang tersebut adalah golongan tumbuhan. Selanjutnya untuk dimusnahkan oleh pihak karantina, “Demikian antara lain disampaikan DanLanal Lhokseumawe, Kol. Nasruddin, didampingi Pasop, Mayor Anto pada sejumlah awak media, di Posal Langsa,  Selasa (11/7)
Diterangkan, langkah itu dilakukan oleh pihaknya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, disebabkan kesterilan kedua jenis barang asal negeri Thailand itu tidak dapat dipastikan.
“Kita tidak bisa pastikan kedua jenis barang itu steril atau tidak, maka diserahkan ke pihak karantina untuk diambil langkah selanjutnya,” kata Nasruddin.
Menurutnya, kedua jenis barang itu tidak boleh terlalu lama dibiarkan, hal itu mengantisipasi terhadap kekhawatiran kedua barang tetsebut telah terkontaminasi yang disebakan oleh berbagai faktor.
Lanjutnya, kasus penyeludupan belum dilakukan penyidikan, dikarenakan saat ditemukan diperairan sungai Desa Air Masib, Kecamatan Seruway tidak ada seorangpun tersangka di TKP.
“Ketika Tim WFQR lakukan penyergapan, diduga pelaku sudah mencium gerak petugas hingga lolos dan melarikan diri dari sergapan, di TKP ditemukan dua boat Kargo,dua truk bermuatan bawang serta pohon bongsai yang tak bertuan,” ungkap Kolonel Nasruddin.
“Saat ditemukan, dua boat kargo dan dua truk bermuatan bawang serta pohon bongsai dalam keadaan tak bertuan. Diduga pelakunya sudah mencium gerak petugas sehingga lolos dari sergapan tim WFQR Lantamal I Belawan,” ungkap Komandan Lanal Lhokseumawe, Kolonel Nasrudin.
Namun demikian Nasruddin menegaskan pihaknya tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pemilik dua boat dan dua truk pengangkut bawang seludupan itu. 
Pihaknya juga akan melakukan langkah koordinasi dengan pihak Syahbandar selaku pihak yang mengeluarkan izin kapal. Selain itu langkah yang sama juga dilakukan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mendapati informasi identitas pemilik dua truk tersebut, ujar Kol Nasruddin.[Jagad]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here