Banjir Merendam 23 Kecamatan di Aceh Utara, Pengungsi Mulai Kekurangan Makanan

2
57
Korban harta akibat banjir
Korban harta akibat banjir

AtjehUpdate.com,- Aceh Utara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara menyebutkan banjir telah merendam 23 kecamatan dari sebelumnya hanya 19 kecamatan di kabupaten Aceh Utara. Ketibggian air bervariasi dari satu meter hingga satu setengah meter.

Korban banjir di sejumlah titik pengungsian dalam Kabupaten Aceh Utara mulai kekurangan makanan, obat-obatan dan air bersih.

Banjir Aceh Utara
Banjir Aceh Utara

Petugas pusat data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Feri Ardiansyah menyebutkan, banjir merendam Kecamatan Seunuddon, Lhoksukon, Matangkuli, Pirak Timu, Baktiya, Baktiya Barat, Tanah Jambo Aye, Tanah Luas, Nisam Antara, Muara Batu, Sawang.

Berikutnya Kecamatan Langkahan, Samudera, Meurah Mulia, Syamtalira Aron, Lapang, Geureudong Pase, Simpang Keuramat, Syamtalira Bayu, Paya Bakong, Dewantara, Cot Girek dan Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara.

“Ada empat sungai meluap, makanya banjir semakin meluas. Keempat sungai itu yakni Krueng Keureuto, Krueng Pase, Krueng Buloh dan Krueng Tanah Jambo Aye,” terang Feri.

Feri menjelaskan, untuk menutupi kekurangan bahan makanan dan kebutuhan lainnya, sambung Feri, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Aceh. Sebagian bahan makanan telah didistribusikan. “Pendistribusian terus dilakukan untuk korban banjir,” katanya.

Baca Juga  Semarakkan Ramadhan, PLN Area Langsa Bagikan Lampu Emergency ke Mesjid

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Jailani, menyatakan, pihaknya berupaya menjangkau seluruh titik pengungsian.

Menurut Jailani, pihaknya juga menghimnau agar kepala desa terus berkoordinasi dengan camat, seterusnya ke dinas sosial agar memastikan semua titik pengungsian mencukupi bahan makanan.

Informasi yang dihimpun AtjehUpdate.com menyebutkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam tiga tahun terakhir. Puluhan ribu rumah terendam dan ribuan orang mengungsi.

Facebook Comments

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here