BNN Berhasil Sita Aset Gembong Narkoba Senilai 261 Miliyar

0
76
AtjehUpdate.com, LANGSA – Sepanjang tahun 2016 Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita asset Gembong Bandar Narkotika dari kejahatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), yakni sebesar 261 miliyar lebih atau 261.863.413.345 (dua ratus enam puluh satu miliyar delapan ratus enam puluh tiga juta empat ratus tiga belas ribu tiga ratus empat puluh lima rupiah).
Demikian antara lain disampaikan Ketua BNN Kota Langsa, AKBP Navri Yuleni saat membacakan kata sambutan Ketua BNN Pusat, Komjen. Pol. Budi Waseso pada puncak peringatan Hari Anti Narkotika International di Gedung Cakra Donya Langsa, Kamis (13/7).
Dalam kegiatan yang mengusung thema “Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen & Potensi Bangsa Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia Yang Sehat” itu Navri Yuleni menambahkan, semua itu merupakan bagian dari pengungkapan kasus Narkotika, “Sedikitnya 21 Kasus dan 30 tersangka telah ditangkap,” katanya.
Ditambahkannya, masih terkait dengan TPPU hasil kejahatan Narkotika. Pihak Kejaksaan Agung juga telah menyerahkan aset hasil pencucian uang dari gembong Narkotika atas nama Pony Tjandra kepada BNN berupa 3 (tiga) unit rumah, 3 (tiga) Bidang Tanah dan 3 (Tiga) unit kenderaan roda empat.
“Aset-aset tersebut diharapkan dapat bermanfaat untuk menunjang dan mendukung kegiatan operasional BNN,” paparnya.
Navri Yuleni juga menyampaikan, priode Januari sampai Juni 2017. BNN telah berhasil menyita aset gembong Narkotika yang merupakan hasil kejahatan TPPU kejahatan Narkotika yakni sebesar 57.567.000.000 (lima puluh tujuh miliyar lima ratus enam puluh tujuh juta).
“Barang bukti yang disita yaitu Narkotika jenis Sabu sebanyak 236.306,8 gram, ganja sebanyak 61.363.08 gram dan Pil Ekstasi sebanyak 108.590.25 butir,” terang Navri Yuleni.[Jagad]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here