Dewan Akui Pengelolaan Parkir Tidak Profesional

0
67
AtjehUpdate.com, LANGSA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa, Samsul Bahri alias Robet yang juga sebagai Ketua Fraksi Partai Aceh tidak menampik pengelolaan perparkiran di Kota Langsa yang tidak profesional. Dampaknya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Langsa tahun 2016 dari sektor restribusi parkir tidak tercapai. Hal itu dikatakannya pada sejumlah wartawan, Senin (24/7).
Menurut politisi muda Kota Langsa ini, kondisi tersebut dapat dilihat dari tidak adanya karcis parkir. Juga petugas parkir tidak menggunakan baju seragam dan identitas petugas parkir.
“Sekarang ini kita tidak tahu masyarakat yang mengutip restribusi apakah petugas parkir atau tidak, karena tidak ada tanda pengenal resmi seperti seragam yang dipakainya, karcis parkir tidak diberikan pada warga yang membayar jasa parkir kenderaannya,”kata Samsul.

Ditegaskannya, kondisi itu tidak boleh terpelihara dan terawat dengan baik. Pihaknya juga berharap tahun anggaran 2017 ini tidak lagi ada temuan.
Dinas perhubungan Kota Langsa selaku leading sektor agar dapat memperbaiki terhadap sejumlah kelemahan dari manajemen pengelolaa parkir. Juga instansi tersebut dapat terbuka dan perjelas kepada publik, seperti kepada pihak mana kontrak parkir diberikan, berapa nilai kontraknya, berapa target yang dicapai dari pihak ketiga selaku pengelola parkir.
“Hal seperti ini yang semestinya dapat diperjelas kepada publik, sehingga tidak menimbulkan berbagai dugaan miring,” katanya.

DPRK memberi sinyal bahwa langkah evaluasi akan dilakukan terhadap system pengelolalaan perparkiran, seperti mengkaji kembali berbagai aspek kelemahannya, jika target PAD tahun 2017 dari sektor restribusi perparkiran tidak terealisasi.
“Jikapun nanti ditemukan akibat ulah oknum aparatur dari Dishub, maka kita akan minta kepada Walikota Langsa untuk mengevaluasi kinerja pejabatnya,” imbuh Samsul.[Jagad]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here