Jenderal Gatot Jadi Korban Syahwat Politik Jokowi

0
84

AtjehUpdate.com,- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) melihat pergantian pada posisi Panglima TNI penuh muatan politik. Hal ini bukan tanpa alasan, oleh karena masa jabatan Panglima TNI saat ini masih sekitar tiga bulan lagi hingga Maret 2018.

Arief Pouyuno, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengatakan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diketahui baru akan habis masa jabatnya pada Maret 2018 nanti. Tapi saat ini sudah diberhentikan dengan hormat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menunjuk Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) marsekal hadiTjahjanto. Sebagaimana dilansir Kaffahnews.

“‎Artinya, Panglima TNI Gatot Nurmantyo akan jadi jendral bintang empat tanpa jabatan. Jika bulan ini terjadi pergantian panglima TNI,” ujar Arief dalam keterangan tertulis yang diterima jawaposcom, Rabu (6/12).

Lantas, keanehan lainnya, kata Arief, adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi) diduga telah melihat dan membaca beberapa hasil lembaga survei terkait tokoh-tokoh, yang punya potensi maju sebagai capres 2019 yang akan jadi saingannya. Dalam sebuah survei nama Panglima TNI Gatot Nurmantyo juga selalu muncul dan cukup kuat.

Baca Juga  H Mirwan Galang Dukungan dari Masyarakat Kluet Raya

“Sehingga Gatot mulai diperhitungkan oleh masyarakat untuk menjadi pesaing Jokowi dalam Pilpres 2019,” katanya.

Karenanya, ketimbang menjadi ancaman di Pilpres 2019, Jokowi memainkan perannya sebagai kepala negara, dengan mengakhiri Gatot dari jabatannya sebagai Panglima TNI, kata Arief.

“Kalau menurut saya daripada Gatot nanti jadi duri dalam sekam bagi Jokowi, maka strategi tumpas kelor dilakukan oleh Jokowi terhadap Gatot Nurmantyo,” ungkapnya.

“Dengan demikian, saat ini Gatot Nurmantyo menjadi korban syahwat politik Jokowi yang ingin kembali berkuasa pada Pilpres 2019 nanti,” tambahnya.

Dia berpesan kepada Jokowi, bahwa saat ini rakyat Indonesia sudah cerdas dalam menilai kinerja pemerintahan Jokowi. Itu yang akan menjadi nilai bagi masyarakat untuk memilih atau tidak memilih Jokowi di 2019 nanti.

Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo baru akan pensiun dari karir militernya pada Maret 2018 nanti. Namun saat ini surat pergantian Gatot juga sudah diajukan oleh Presiden Jokowi dengan menunjuk KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here