Kesbangpol Aceh Gelar Diskusi Aceh Damai dan Hebat

0
53
Pesrta FGD Aceh Hebat
Pesrta FGD Aceh Hebat

Peran Media Online

AtjehUpdate.com, Banda Aceh, Kesbangpol Aceh kembali gelar diskusi isu-isu aktual/FGD dengan mengangkat tema “Peran Media Online Dalam Pemberitaan Untuk Mewujudkan Aceh Damai dan Hebat.”

Kegiatan diskusi tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Aceh dan dilaksanakan di Zakir kupi, Lampriet, Banda Aceh, Senin (4/12/2017).

Acara tersebut berjalan dengan baik dan para peserta terlihat sangat serius mengikuti materi yang disampaikan oleh Yarmen Dinamika (Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia). Tidak hanya menerima materi saja, tapi juga saling memberikan masukan, gagasan dan tanggapan dari masing-masing peserta FGD tersebut.

Yarmen Dinamika selaku pemateri tunggal dalam acara tersebut menyampaikan poin penting upaya media dalam pemberitaan, salah satunya peace journalisme/jurnalisme damai.

Jurnalisme damai merupakan kritik terhadap jurnalisme perang yang lebih memfokuskan pada konflik dan kejadian kekerasan yang dapat memunculkan konflik baru dan kerugian besar bagi masyarakat atau pihak tertentu akibat pemberitaan yang disiarkan/disebarkan.

“Jurnalisme damai pada dasarnya adalah upaya meluruskan kembali apa yang menyimpang dari praktik jurnalisme. Prinsipnya, jurnalisme itu tujuannya untuk kepentingan publik dan untuk kebaikan masyarakat luas,” kata Yarmen.

Baca Juga  10 Bulan Tak Bergaji, Guru Baca Tulis Al-quran Mengadu ke Gubernur

Adapun 3 sebab yang menyebabkan munculnya suatu konflik, yaitu masalah lama yang tidak bisa dikelola dengan baik, timbulnya masalah baru dan adanya gesekan masalah lama dan baru.

Yarmen menambahkan perdamaian di Aceh sudah bagus tapi masih ada perjanjian yang belum direalisasikan oleh legislatif dan eksekutif.

“Angka perdamaian di Aceh sudah sangat bagus. Nilainya 85,9 bila diangkakan. Tapi masih ada perjanjian yang belum dilaksanakan,” imbuh Yarmen.

Diakhir diskusi Yarmen berpesan kepada para peserta agar jadilah jurnalis yang disenangi dan disegani tapi bukan ditakuti.

“Jadilah jurnalis yang disenangi dan disegani tapi bukan ditakuti oleh masyarakat.” tutup Yarmen.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here