Legislator Ingatkan Diskoperindag Aceh Tamiang Tidak Abaikan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

0
198


AtjehUpdate.com, Kuala Simpang – DPRK Kabupaten Aceh Tamiang tersentuh terhadap tekad dan kegigihan para pedagang Kuliner yang berjualan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Aceh Tamiang terhadap konstribusinya mendukung iklim pariwisata di Kabupaten berjuluk Bumi Muda Sedia itu.
Menyikapinya, Irma Suryani, SST. M.Kes, Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Fraksi Partai Nasdem saat bincangnya bersama atjehupdate.com, Minggu (13/8) di Kuala Simpang mengatakan, Instansi terkait yakni Dinas Koperindag diharapkan memiliki sense dalam mengajukan usulan program kerjanya terutama menyangkut anggaran program bantuan pengadaan sarana penunjang untuk mendukung pelaku usaha ekonomi kreatif.

“Dinas Koperindag Aceh Tamiang diharapkan cerdas menyikapi apalagi menyangkut nasib para pedagang kecil, serta kita berharap adanya usulan anggaran pemberdayaan ekonomi masyarakat pada tahun anggaran 2018 mendatang” ujar wanita yang dijuluki Srikandi Tamiang ini.
Wanita yang dikenal ramah dan sangat kritis di “parlemen”  memperjuangkan aspirasi masyarakat miskin itu, mendorong Dinas Koperindag sebagai leading sektor  agar pro aktif seperti mempersiapkan data base para pelaku usaha ekonpmi kreatif dan ekonomi usaha kecil yang ada diwilayah kerjanya.
“Bagaimana merealisasikan sebuah program kerja, jika data base saja tifak dimiliki oleh instansi terkait, kita berharap Koperindag Atam memilikinya,” imbuh Irma.
Sementara itu ditempat terpisah, Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh Sayed Zahirsyah menanggapi, pihaknya mengapresiasi ide brilian anggota DPRK Partai Nasdem itu.
“Minim sekali anggota DPRK Tamiang yang berani berteriak terhadap program pemberdayaan ekonnomi rakyat, jika adapun dapat dihitung jumlahnya,” pungkas Sayed.
Menurutnya, dukungan moril dari anggota DPRK Aceh Tamiang Irma Suryani terhadap perjuangan melahirkan pemberdayaan ekonomi rakyat dapat dijadikan sebagai momentum bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam upaya membantu dan mendukung warga pelaku usaha ekonomi kreatif. Dimana dirasakan kondisinya sangat terseok seok dikarenakan minim dan terbatasnya modal usaha yang dimilikinya, kata Sayed.[Jagad]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here