LSM Libas Kecewa Bantuan Rumah Nelayan Terbengkalai

0
53
AtjehUpdate.com, Aceh Selatan – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Lingkungan Bersih Aceh Selatan (Libas), May Fendri menyanyangkan bagunan perumahan khusus nelayan yang dibangun pada tahun 2015 lalu di Gampong Jambo Manyang, Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan, hingga saat ini belum direalisasikan kepada nelayan penerima rumah bantuan khusus nelayan tersebut. Pasalnya proyek perumahan khusus nelayan dari kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang menelan anggaran miliaran rupiah itu kondisinya sangat mengenaskan, dari segi jendela kaca pecah hingga pintu yang rusak.
“Kalau tidak secepatnya difungsikan rumah nelayan itu, maka kondisi rumah tersebut semakin parah. Kita kuatir pembangunan yang menghabiskan dana yang begitu besar tidak membawa syafaat bagi penerima bantuan perumah nelayan. Jadi bisa kita katakan bagunan tersebut sia-sia,” kata May Fendri, Rabu (19/7).
Beliau menambahkan beberapa kecamatan sudah menempati perumah khusus nelayan, seperti kecamatan Labuhan haji yang juga mendapatkan bantuan rumah khusus bagi nelayan tersebut.
Herannya lanjut Ia, Padahal penyerahan secara simbolis pada nelayan beberapa waktu lalu sudah diserahkan secara simbolis kepada nelayan. Penyerahan tersebut berlangsung di Labuhan haji yang juga diwakili beberapa warga penerima rumah bantuan dari beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Selatan.
“Kita harapkan kepada pemerintahan daerah untuk secepatnya merealisaisikan rumah bantuan khusus nelayan yang berada di Gampong Jambo Manyang Kecamatan Kluet Utara tersebut, karena warga nelayan penerima bantuan rumah khusus nelayan di kecamatan lain sudah menempati rumah bantuan tersebut, sedangkan di kecamatan Kluet Utara ada apa?  Ujarnya.
Yusni salah satu penerima rumah bantuan khusus nelayan warga Gampong Pasie Kuala Ba’u Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan  saat diwawancarai mengatakan belum adanya intruksi dari camat Kluet Utara untuk menempati rumah tersebut. Padahal rumah tersebut sudah siap pada tahun 2015 lalu tapi sampai hari kami penerima rumah bantuan  belum ada satupun yang menempati rumah tersebut. 
“Belum ada intruksi dari camat untuk kami menduduki rumah tersebut.” Pungkasnya.
Secara terpisah Camat Kluet Utara H Zainal A SE,  saat ditemui wartawan terkait bantuan rumah khsusus nelayan tersebut menjelaskan bahwa rumah tersebut secara simbolis sudah diserahkan pada waktu yang lalu bertempat di Kecamatan Labuhan Haji yang di hadiri oleh warga penerima rumah bantuan khusus nelayan  perwakilan dari kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Selatan.
Beliau menjelaskan kita memang belum mengintruksikan kepada warga penerima rumah bantuan khusus nelayan yang ada di Kecamatan Kluet Utara dikarenakan rumah tersebut kondisinya dalam keadaan rusak dan fasilitas pun belum siap, seperti belum adanya air bersih, belum adanya penerangan serta beberapa fasilitas yang rusak.
“Tidak mungkin kita suruh warga penerima  rumah bantuan  untuk tinggal di rumah tersebut dengan kondisi rumah yang rusak dan fasilitas belum memadai” jelasnya.
Zainal berharap pada Instansi terkait agar dapat meninjau dan melakukan perbaikan terhadap kerusakan fasilitas rumah bantuan yang berada di lokasi Gampong Jambo Manyang, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan sehingga rumah yang sudah dibangun dapat di manfaatkan oleh warga nelayan penerima bantuan rumah tersebut.
“Kita harapkan kepada dinas terkait untuk dapat meninjau dan melakukan perbaikan fasilitas rumah bantuan tersebut sehingga rumah tersebut bisa di manfaatkan oleh nelayan”. Harapnya.
Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Aceh Selatan Fakhruddin yang dikonfirmasi mengatakan kita sudah serahterimakan secara simbolis kepada perwakilan warga penerima rumah bantuan  pada waktu yang lalu di Kecamatan Labuhan Haji. Untuk penyerahan rumah kepada warga itu melalui camat di kecamatan warga penerima rumah bantuan masing-masing.
Beliau mengatakan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Aceh Selatan  hanya menfasilitasi proyek tersebut ditender dari pusat,  Pemkab Aceh Selatan haya menyediakan lokasi.
Terkait bangunan yang rusak kita akan laporkan kasatker Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Provinsi Aceh untuk dilakukan perbaikan. Turupnya.[FT]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here