Mahasiswa IAIN Langsa Demo Bakar Ban di Kampus

0
74
Mahasiswa IAIN Langsa Bakar Ban di depan Gedung Rektorat
Mahasiswa IAIN Langsa Bakar Ban di depan Gedung Rektorat

AtjehUpdate.com,- LANGSA, Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melakukan aksi demo di halaman gedung Biro Rektorat kampus setempat, Rabu (6/12).

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa ini membentang spanduk, poster, dan membakar ban bekas sambil meneriakkan yel-yel “hidup mahasiswa” serta diiringi dengan lagu Buruh Tani dan Darah Juang.

Pantauan media di lapangan, sempat terjadi saling dorong antara pendemo dengan petugas keamanan kampus, aksi itu dipicu ketika pihak keamanan mencoba memadamkan ban yang dibakar oleh massa.

Puluhan mahasiswa itu menuntut agar pihak kampus memberikan kebebasan organisasi kemahasiswaan berdasarkan prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa.

“Kembalikan Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan berdasarkan prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa dengan memberikan peranan dan keleluasaan lebih besar kepada mahasiswa,” sebut Zulfikar selaku ketua Senat Mahasiswa.

Aksi demo juga menolak keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4961 Tahun 2016 tentang pedoman umum organisasi kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Baca Juga  Jokowi Ingin Ambil Dana Haji, Ini Kata Ketua MPR

“Jangan persempit arah berfikir mahasiswa yang harus tunduk pada kepentingan politik penguasa melalui SK Dirjen Kemenag tahun 2016,” teriak Ketua Dewan Mahasiswa Aldin.

Wakil Rektor Bidang Kemhasiswaan dan Kerjasama Drs. Zainuddin, MA saat menemui mahasiswa mengatakan, dirinya mengapresiasi aksi yang dilangsungkan oleh mahasiswa.

Dirinya mengajak para mahasiswa untuk membedah kembali Keputusan Dirjen tersebut sehingga melahirkan rekomendasi untuk diteruskan kepada pihak Kementerian Agama dalam hal ini Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

“Saya apresiasi aksi yang adik-adik lakukan hari ini, namun alangkah indahnya jika adik-adik kami sekalian mau membedel isi keputusan tersebut yang melahirkan rekomendasi, nanti kita sama-sama antar hasil tersebut ke Kementerian Agama Pusat,” jelasnya.

Akhirnya massa pun membubarkan diri dengan tertib setelah Zainuddin mempersilakan beberapa perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi lebih lanjut.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here