Pasangan “Pemuja Narkoba” Diringkus Polisi

0
266


AtjehUpdate.com, Kualasimpang – Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Unit Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang, Rabu (9/8) malam sekitar pukul 21.30 WIB menagkap tiga orang tersangka pengedar Narkotika jenis Pil Ekstasi.

Salah satunya, SY diciduk di rumahnya di Desa Dalam, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang bersama seorang laki-laki berinisial YP (31) warga Dusun Kenangkung, Desa Muka Sei Kuruk, Kecamatan Seruway. Dari keduanya petugas menemukan barang-bukti sebanyak 7 butir pil ekstasi.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra kepada Analisa, Kamis (10/8) membenarkan penangkapan oknum abdi negara tersebut. “Benar tersangka yang perempuan SY, oknum PNS. Dia ditangkap dengan teman pria-nya, YP disebuah rumah di Desa Dalam,” tegas Kasat.
Dijelaskan, penangkapan dua orang tersangka penyalahguna narkotika jenis pil ekstasi tersebut dilakukan bersama tim gabungan dari personel Satres Narkoba dan BNNK Aceh Tamiang pada Rabu malam setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Selanjutnya dilakukan penyelidikan dengan penggerebekan di rumah tersangka SY, di Dusun Damai, Desa Dalam, Kecamatan Karang Baru. Pada saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti sejumlah butir pil yang diduga kuat ekstasi. “Pil ekstasi disimpan tersangka SY didalam laci lemari pakaian. Pil-nya warna pink berjumlah 7 butir dibungkus plastik transparan,” paparnya.
Ditangkap di hotel
Dari hasil pengembangan kasus pil ekstasi tersebut kata Wijaya, Tim gabungan Satres Narkoba dan BNNK Aceh Tamiang berhasil menagkap seorang tersangka lainnya, yaitu TSB (23) warga Desa Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota. Laki-laki muda itu dibentuk petugas di dalam kamar hotel Desa Halban Jati, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumut, Kamis 10/8) dini hari pukul 01.00 WIB.
Selain meeingkus seorang pelaku, petugas juga mengamankan barang-bukti berupa 4 butir pil ekstasi yang disimpan dalam.kotak rokok. “Tersangka TSB di tangkap di Hotel Besitang (AKR), Kabupaten Langkat. Jenis barang-buktinya sama, pil ekstasi warna pink berlogo Rolex,” katanya.
Kasatres Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra, menegaskan, ketiga tersangka yang ditangkap merupakan pengedar pil ekstasi diwilayah Aceh Tamiang. Mereka diserahkan dan akan diproses hukum di Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang. “Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UU Nomor: 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.
Sementara itu, Direktur RSUD Aceh Tamiang,  Ibnu Azis, SKM yang dihubungi,  Kamis (10/8) mengatakan, sudah mengetahui anak buahnya ditangkap BNNK dan Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang tadi malam. “Benar SY PNS RSUD yang bertugas di bagian laboratorium,” terangnya.
Namun demikian kata Azis, hal itu diluar dari tugasnya sebagai pegawai rumah sakit. Sejauh ini pihaknya selalu mengingatkan seluruh jajaran PNS dan tenaga medis di RSUD untuk tidak terlibat narkoba melalui kegiatan apel pagi di RSUD sempat. “Bahkan setiap enam bulan sekali kami melakukan tes urine di RSUD,” ujarnya.[Red]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here