Perajin Ikan Asin Keluhkan Langkanya Garam di Pasaran

0
60
Ist
AtjehUpdate.com, Aceh Selatan – Sejak sepekan terakhir garam di Aceh Selatan langka, kelangkaan tersebut dikeluhkan para perajin ikan asin rumahan di Desa Lhok Pawoh Kecataman Sawang, Kabupaten Aceh Selatan.
Nur Latifah (40), warga Lhok Pawoh salah seorang perajin ikan asin  Minggu (9/7) kepada AtjehUpdate.com, mengatakan garam sebagai bahan baku untuk pengolahan ikan asin sejak sepekan terakhir  sangat  sulit kami dapatkan, kalaupun ada harganya sangat mahal.
“Biasanya, harga garam 10 ribu per pack namun akibat kelangkaan harga garam naik menjadi 20 ribu per pack, Itu pun sulit didapatkan. Kelangkaan garam ini membuat produksi ikan asin kita terhambat”, pungkasnya.
Amatan AtjehUpdate.com, di Pasar Inpres Tapaktuan beberapa pedagang membenarkan kelangkaan garam. Fajri Hannas salah satu pedagang garam di pasar Inpres Tapaktuan mengatakan kelangkaan garam terjadi semenjak sepekan terakhir, hal ini membuat banyak warga yang mengeluh.
“Tidak masuknya garam dari belawan medan ke pasar Inpres Tapaktuan membuat garam di pasar Inpres Tapaktuan ini langka”.
“Kami terpaksa menaikan harga jual garam yang biasanya 10 ribu per pack naik menjadi 20 ribu per pack, kenaikan ini disebabkan langkanya pasokan garam di Aceh Selatan saat ini”. Kata fajri.
Fajri juga berharap kepada pemkab serta dinas terkait untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini, kalau pasokan garam sudah stabil pasti kita  akan jual kembali dengan harga normal, Pungkasnya.
Sementara itu Kabid Perdagangan Dinas UKM Aceh Selatan dikonfirmasi via seluler mengatakan dia sudah menerima informasi kelangkaan garam tersebut, besok kami akan cek harga sembako di pasran.
“Setiap senin-kamis kami rutin melaksanakan pengecekan harga sembako di pasar-pasar yang di Aceh Selatan. Besok kami akan konfirmasi kembali  kendala terjadinya kelangkaan garam tersebut.” Jawabnya singkat.[FT]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here