Peusaba Aceh: “Sonsuza Aceh ve Türk kardeşler”

0
57
AtjehUpdate.com, Banda Aceh – Peusaba Aceh memperingati 1 tahun kudeta Turki yang juga dikenal dengan 15 Temmuz 2016 (kudeta 15 Juli 2016) di Mesjid Tgk Chik Kutakarang desa Ulee Susu Mukim kutakarang, kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, Jum’at (21/07).

Acara berlangsung dengan Hikmat dimulai dengan doa dan diakhiri dengan foto bersama.

Ketua Konsorsium Peusaba, Mawardi Usman mengatakan acara ini dibuat sebagai  tanda simpati dan dukungan masyarakat Aceh kepada warga Turki, Aceh memiliki sejarah ratusan tahun persaudaraan dengan Turki maka dukacita Turki adalah juga dukacita Aceh. Tema kegiatan adalah “Aceh ngen Turki Sabee meusyeedara” (Aceh dengan Turki selalu bersaudara) yang dalam bahasa Turki adalah Sonsuza Aceh ve Türk kardeşler.

Mawardi menjelaskan, dipilihnya mesjid Kutakarang sebagai tempat peringatan mengingat Teungku Kutakarang adalah ulama yang menjadi musuh besar Belanda. Teungku Kutakarang dalam kitabnya selalu memuji Raja Rum atau Raja Turki dan membahas sejarah Aceh dengan Rum dan keinginannya agar Turki membantu mengusir Belanda dari Aceh.

Menurut Mawardi, “Menurut data-data yang ada, Teungku Kutakarang nampaknya memiliki hubungan erat dengan orang Turki yang berdiam di Aceh, ide-idenya untuk membangun kapal laut melawan Belanda sangat mengagumkan kawan dan lawannya, namun tidak terealisasi dengan baik”. rincinya.

Teungku Kutakarang adalah ulama yang juga guru teungku Di Tiro yang dipuji oleh kawan dan ditakuti oleh lawannya Belanda yang amat takut dengan Teungku ini. Belanda memanggilnya dengan penuh rasa benci juga kekaguman Sebagai Ulama Kejam nan bengis yang haus darah para orang kafir Belanda terkutuk musuh Tuhan Semesta Alam. Demikian ketua Peusaba.[Red]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here