Temukan Bukti Otentik, KPK Belum Pastikan Gubernur Jambi Terlibat Suap

0
64
Zumi Zola, Gubernur Jambi
Zumi Zola, Gubernur Jambi

AtjehUpdate.com,- Jambi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menemukan banyak bukti-bukti otentik di kantor Gubernur Jambi, Zumi Zola terkait suap pengesahan APBD Jambi tahun anggaran 2018. Dan saat ini, penyidik KPK sedang menelitinya.

Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, untuk kasus dugaan suap di Jambi, memang pada akhir pekan lalu penyidik melakukan penggeledahan dan juga telah disita sejumlah barang bukti, dan saat ini penyidik dalam proses untuk menganalisis temuan-temuan yang didapat itu, bebernya di kantor KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan,Senin (4/12/2017).

Selanjutnya penyidik KPK juga menggeledah ruangan Sekda Pemprov Jambi dan kantor DPRD Jambi. Priharsa menambahkan, tidak hanya menyita sejumlah dokumen dari ketiga lokasi tersebut, penyidik KPK juga mengamankan beberapa barang bukti elektronik yang digunakan selama ini.

Ketika ditanya mengenai dugaan keterlibatan Zumi Zola dalam kasus tersebut, Priharsa enggan berspekulasi. Namun dia hanya memastikan perkara suap itu akan terus dikembangkan.

Lagi-lagi Priharsa belum dapat menjelaskan secara rinci ketika disinggung mengenai pemeriksan Zumi Zola. Menurutnya yang diduga berkaitan kasus ini akan dimintai keterangan KPK.

Baca Juga  Pansus K2 Digelar Secara Tertutup, Ada Apa?

“Semua pihak yang dianggap KPK perlu untuk dimintai keterangan atau dinilai oleh penyidik memiliki informasi yang dibutuhkan untuk proses penyidikan, ya tentu akan dipanggil,” kata Priharsa.

Diketahui, sejauh ini dalam hasil operasi tangkap tangan KPK terkait kasus itu, baru empat tersangka yang dijerat oleh penyidik. Mereka di antaranya Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jambi Erwan Malik, Anggota DPRD Jambi Fraksi PAN, Supriyono, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi Arfan, dan Asisten Daerah Bidang III Jambi Saifudin.

Penyidik KPK mengamankan uang dari tangan mereka sebesar Rp 4,7 miliar dari total “uang ketok” yang diduga disiapkan pihak Pemprov Jambi sejumlah Rp 6 miliar untuk suap APBD.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here