AtjehUpdate.com, LANGSA – Sedikitnya 27 batang
pohon bongsai serta 20 Ton bawang merah asal negara Gajah Putih Thailand ditangkap
tim WFQR Lamtamal I Belawan. Saat ini diamankan Posal Kuala Langsa dan akan
diserahkan kepada pihak karantina.
Hal itu dikarenakan kedua
barang tersebut adalah golongan tumbuhan. Selanjutnya untuk dimusnahkan oleh
pihak karantina, “Demikian antara lain disampaikan DanLanal Lhokseumawe,
Kol. Nasruddin, didampingi Pasop, Mayor Anto pada sejumlah awak media, di Posal
Langsa,  Selasa (11/7)
Diterangkan, langkah itu
dilakukan oleh pihaknya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,
disebabkan kesterilan kedua jenis barang asal negeri Thailand itu tidak dapat
dipastikan.
“Kita tidak bisa
pastikan kedua jenis barang itu steril atau tidak, maka diserahkan ke pihak
karantina untuk diambil langkah selanjutnya,” kata Nasruddin.
Menurutnya, kedua jenis
barang itu tidak boleh terlalu lama dibiarkan, hal itu mengantisipasi terhadap
kekhawatiran kedua barang tetsebut telah terkontaminasi yang disebakan oleh
berbagai faktor.
Lanjutnya, kasus
penyeludupan belum dilakukan penyidikan, dikarenakan saat ditemukan diperairan
sungai Desa Air Masib, Kecamatan Seruway tidak ada seorangpun tersangka di TKP.
“Ketika Tim WFQR
lakukan penyergapan, diduga pelaku sudah mencium gerak petugas hingga lolos dan
melarikan diri dari sergapan, di TKP ditemukan dua boat Kargo,dua truk
bermuatan bawang serta pohon bongsai yang tak bertuan,” ungkap Kolonel
Nasruddin.
“Saat ditemukan, dua
boat kargo dan dua truk bermuatan bawang serta pohon bongsai dalam keadaan tak
bertuan. Diduga pelakunya sudah mencium gerak petugas sehingga lolos dari
sergapan tim WFQR Lantamal I Belawan,” ungkap Komandan Lanal Lhokseumawe,
Kolonel Nasrudin.
Namun demikian Nasruddin
menegaskan pihaknya tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas
pemilik dua boat dan dua truk pengangkut bawang seludupan itu. 
Pihaknya juga akan
melakukan langkah koordinasi dengan pihak Syahbandar selaku pihak yang
mengeluarkan izin kapal. Selain itu langkah yang sama juga dilakukan
berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mendapati informasi identitas
pemilik dua truk tersebut, ujar Kol Nasruddin.[Jagad]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here