AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Menyusuri Nilai Budaya tiap daerah yang ada di Aceh adalah momen Pekan Kebudayaan Aceh yang ditunggu khalayak ramai. Banyak pengetahuan yang tersajikan dengan keunikan tiap daerah yang tidak semua kita ketahui.

Di PKA ke 7 kali ini, ketika kita mengunjungi anjungan Aceh Tengah, pemandangan miniatur miniatur dari keindahan sawah hingga perkebunan kopi gayo hingga koleksi pajangan foto sejarah tertata rapi didinding dan menyejukkan pandangan, berikut budaya dan wisata aceh tengah yang di pamerkan diteras anjungan.

Dan ketika memasuki kedalam rumah, mata pengunjung pertama kali akan terpana pada pelaminan kerawang yang sudah di modifikasi pada tahun 1970 an dan pajangan patung baju pengantin jaman dulu dan baju modifikasi sekarang.

Yang unik dan pengetahuan sejarah penting untuk diketahui yaitu terdapat replika kerangka manusia pra sejarah yang dipamerkan yang tentu memiliki makna mendalam.

Fatih honasan sebagai salah satu panitia anjungan Aceh Tengah di PKA ke 7 ini mengatakan bahwa kerangka manusia tersebut adalah replika dari kerangka manusia asli yang ditemukan di dua tempat yaitu gua mendali dan gua ujung karang pada tahun 2011 dan 2012 .

“Diperkirakan kerangka itu berusia 3.400 tahun hingga 7.500 tahun yang lalu. Penelitian ini dilakukan oleh balai arkeologi dari Medan, Sumatera Utara, pak Ketut namanya. Kerangka ini biasanya di simpan di Museum gayo Aceh tengah” ujarnya kepada AtjehUpdate.com.

Diterangkan Fatih, bahwa dari uji tes DNA yang dilakukan di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan German tahun 2013 mereka memperkirakan berasal dari dataran mongolia dan belum mengenal agama.

“Replika tulang manusia yang dipamerkan dalam lemari kaca ini memang sering membuat pengunjung bertanya tanya dari mana asalnya karena replika ini baru pertama kali dipamerkan di PKA yang ke 7” terang Fatih.

Tak hanya hasil penelitian, miniatur kebun kopi hingga daur ulang dari limbah yang dibuat oleh masyarakat desa Dedalu, kecamatan Laut Tawar, Aceh Tengah juga turut dipaparkan guna semakin menarik minat pengunjung.

Di dalam rumah Adat khas Aceh Tengah ini kita juga akan melihat barang barang antik pada masa kerajaan, tempat tidur yang khas hingga koleksi daur ulang dari limbah yang diciptakan oleh masyarakat Dedalu, kecamatan Laut Tawar, Aceh Tengah.(Yatimah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here