AtjehUpdate.com,- Bireun, Pemkab Bireun mengaku tak mampu lagi menampung 79 jiwa Pengungsi Rohingya yang saat ini berada di Kompleks Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cot Gapu, Bireun.

Wakil Bupati Bireun, Dr H Muzakkar A Gani SH Msi mengatakan saat ini Pemkab telah kewalahan menangani para pengungsi dari Myanmar yang telah ditampung sejak april 2018 lalu, terlebih untuk makan saja pemerintah memerlukan biaya Rp. 3.500.000 diluar biaya lainnya.

Muzakkar menyebut, pihaknya sudah beberapa kali menyurati Plt Gubernur Aceh agar segera merelokasi pengungsi seperti ke Langsa sesuai hasil rapat terpadu beberapa bulan lalu atau ke Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.

“Kita serahkan ke Gubernur penanganannya karena anggaran kita terbatas, hanya sampai 31 oktober, itupun dalam anggaran perubahan” ujar Wabup sebagaimana dilansir Serambi, Jumat (19/10/2018).

Sementara itu Koordinator Pengungsi, Zulfikar GA juga menjelaskan bahwa saat ini berbagai jenis sembako sangat menipis dan hanya cukup untuk beberapa hari kedepan.

“Stok beras tinggal untuk beberapa hari kedepan bahkan lauk pauk dan sayur mayur kosong sama sekali, ikan basah juga tidak ada sehingga mereka tiap hari makan ikan sarden” pungkas Zulfikar. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here