AtjehUpdate.com,- Kualasimpang, Sebagai bentuk Apresiasi terhadap kecerdasan yang ditampilkan peserta seminar sehari yang dilakukan LSM Gadjah Puteh dengan tema “Membangun Generasi Muda Aceh Cerdas Tanpa Narkoba” (01/12/2018), empat peserta mendapat bantuan biaya pendidikan, dan diberikan langsung oleh Direktur Eksekutif LSM GP, Sayed Zahirsyah Al Mahdaly di Coffee Time, Kualasimpang, Selasa (04/12/2018).

Pada seminar yang digelar dengan ratusan peserta dari pelajar SMU Aceh Tamiang ini memilih empat peserta dinilai patut mendapatkan bantuan biaya pendidikan yaitu, Pertama, Davina Putri Dania Kesuma yang beralamat di Desa Alur Cucur. Davina mendapat apresiasi pada kategori Kecerdasan Spiritual karena menguasai Alquran Juz 30 dimana pada seminar tersebut Davina dengan begitu fasih membacakan hafalan suratnya. Siswi kelas 10 SMAN Kejuruan Muda ini tercatat sering menjadi juara kelas, terakhir di Bangku SMP ia mendapat ranking 1.

Kedua, Siska Amelia beralamat di Desa Tanjung Rambut, Kecamatan Kejuruan Muda, Kab. Aceh Tamiang. Siswi ini mendapat biaya pendidikan untuk kategori Leadership, dimana pada acara seminar tersebut siswi SMAN 1 Karang Baru ini berani tampil kedepan menyampaikan tanggapan terhadap materi yang disampaikan narasumber.

Ketiga, Sri Maulinda beralamat di Desa Tanah Terban. Sri mendapat apresiasi atas kategori entrepreneurship karena di usia muda telah mencoba berwirausaha. Pada seminar tersebut, Siswi SMAN 1 Karang Baru ini memukau panitia pelaksana dan peserta lainnya yang dengan rasa percaya dirinya mempromosikan usaha produk kecantikan yang digelutinya. Menurut Sri ia pernah mendapat penghasilan bersih Rp 200.000,- per bulan dan kini sedang merintis usaha online shop networking.

Adapun penerima beasiswa keempat yaitu Habibi pada kategori kecerdasan penguasaan Bahasa Asing, pada seminar tersebut ia bersedia tampil ke depan untuk berpidato dengan bahasa Inggris. Beralamat di Tupah, siswa kelas 11 SMA N 2 Percontohan ini bercita-cita ingin menjadi pengusaha dan kemampuan berbahasa inggrisnya terasah karena sewaktu SMP ia masuk kelas inti yang mewajibkan semua murid berbahasa Inggris.

“Hal ini adalah bentuk kepedulian dan rasa bangga kita kepada siswa peserta seminar. Karena mereka mampu menampilkan bakat dan semangat untuk terus belajar dan berhasil dalam pendidikannya,” ujar Sayed.

Ditambahkan Direktur Gadjah Puteh ini, semoga bantuan beasiswa ini dapat membantu meringankan biaya sekolah dan keperluan lainnya selama satu tahun. “Kita juga berharap akan ada pihak pihak lain turut peduli terhadap dunia pendidikan dan generasi penerus agar mereka tidak terhambat dalam menjalankan study nya,” tukas Sayed.(mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here