AtjehUpdate.com, Aceh Selatan
Budaya bangsa Indonesia yang dikenal dengan gotong-royong menjadi tradisi dalam
kehidupan masyarakat, sehingga menjadi negara yang sulit untuk dipecah belahkan.
Hal tersebut diterapkan
oleh salah satu ujung tombak TNI – AD yaitu Babinsa Posramil 11/Kluet Tengah Kopda
Guntur Lahardo yang melestarikan tradisi gotong royong, bersama masyarakat
memperbaiki jembatan pohon kelapa di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten
Aceh Selatan, Minggu (31/07).
Setelah apel pagi dan
menerima perintah dari Danposramil 11/Kluet Utara Serka Zeni Dahlan Harahap
bahwa kepada seluruh anggota Babinsa agar melaksanakan anjang sana ke desa
binaan masing-masing, Kopda Guntur berangkat menuju desa binaannya untuk
mengetahui persoalan dan kegiatan masyarakat.
Setibanya di desa
binaanya, Malaka, Kopda Guntur bertemu dengan kepala lorong (Keplor) Tading
Mustarudin menyampaikan rencana kegiatan dan persoalan warga. Seterusnya
bermusyawarah melakukan perbaikan jembatan yang sudah rusak dari Desa Malaka
menuju kebun milik masyarakat setempat.
“Mendengarkan
permasalahan masyarakat, saya langsung mengajak warga ke lokasi perbaikan
jembatan, kita gotong royong saja, pasti bisa diatasi,” ajak Guntur.
Ia menambahkan, gotong
royong memiliki nilai yang sangat positif dalam berbangsa dan bernegara, hal
inilah yang membuat bangsa kita bersatu dan tidak bisa dipecahbelah. Selain itu
ini semata-mata untuk memudahkan masyarakat membawa hasil kebunnya.
“Saya rasa jembatan
dari pohon kelapa ini sangatlah berguna bagi masyarakat untuk melintas membawa
hasil panen,” tuturnya.
Sedangkan kepala lorong
(Keplor) Mustarudin menyampaikan masyarakat merasa sangat senang atas kehadiran
Babinsa untuk bergotong Royong bersama.
“Kalau ada pak
Babinsa kami Masyarakat semangat kerjanya, selain rajin kerja juga humoris,
kami merasa semangat,” ujar Keplor.
Salah satu warga yang
tengah bekerja memperbaiki jembatan mengatakan sebagian besar masyarakat
melintasi jembatan ini. Pulang dan pergi ke kebun membawa hasil panen berupa
pinang, coklat dan kopi.
“Terimakasih pak
Babinsa hari ini telah ikut membantu kami bersama-sama memperbaiki jembatan
ini” ujar salah satu warga.[FT]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here