AtjehUpdate.com,- Lhoksukon, Banjir yang melanda selama dua hari pada (17-18 Oktober 2018) menyebabkan puluhan hektare tanaman padi pada sejumlah desa di kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara mati. Pada umumnya padi tersebut baru ditanam dan baru berumur sebulan.

Zulfadli, mahasiswa asal kecamatan Matangkuli sebagaimana dilansir serambi, Sabtu (20/10/2018) mengatakan setelah banjir surut warga baru mengetahui bahwa padi yang mereka tanam sudah mati bahkan sebagian areal persawahan tidak terlihat lagi padinya karena sudah terbawa arus banjir.

Menanggapi hal tersebut Camat Matangkuli, Zulkifli kepada wartawan mengatakan bahwa efek banjir membuat petani menderita karena areal sawah tertimbun sampah dan lumpur.

“Jumlah desa yang terendam banjir 24 Gampong namun luas areal padi yang mati belum di ketahui pasti karena belum ada laporan dari geuchik” tukas camat Matangkuli.(muji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here