AtjehUpdate.com,LANGSA
– Dengan berkedok Kunjungan Kerja (Kunker), ke sejumlah daerah, diluar provinsi
Aceh, Anggota DPRK Langsa sukses “menggerogoti” uang rakyat. Padahal kunjungan
kerja yang rutin dananya dianggarkan dalam setiap tahun APBK Langsa itu, sama
sekali tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. Malah, faktanya anggota Dewan
justru memanfaatkan moment tersebut untuk berwisata dengan mengikut sertakan
sanak keluarga masing-masing.
Direktur Eksekutif Gadjah
Puteh, Sayed Zahirsyah Al Mahdaly, kepada atjehupdate.com, Rabu (22/3),
mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan sikap anggota DPRK Langsa yang tidak
peka dalam melihat kondisi ekonomi masyarakat Kota Langsa. Ditengah carut-marut
nya keuangan daerah, ditambah masih morat-maritnya kehidupan masyarakat, anggota
DPRK Langsa tanpa beban, berwisata ke luar daerah, dengan menggunakan dana APBK
Langsa yang dikemas dalam program bernama kunjungan kerja.
Misalnya, anggota DPRK
Langsa dari Komisi I yang sedang melakukan kunjungan kerja ke pulau Bali,
dinilai sama sekali tidak bermanfaat bagi rakyat. Malah anggota Dewan tersebut,
masing-masing ikut memboyong sanak keluarga mereka dalam kunjungan kerja itu.
Tidak hanya Komisi I, anggota DPRK Langsa dari Komisi lainnya juga telah
menjadwalkan keberangkatan wisata mereka yang berkedok kunjungan kerja.
“inikan sama saja mereka
mencari kesempatan dalam kesempitan. Berkedok kunjungan kerja, para anggota
Dewan leluasa memanfaatkan uang rakyat untuk berwisata. Karena sudah menjadi
rahasia umum kalau hasil kunjungan kerja tersebut sebenarnya sama sekali nol
besar, dan tidak memberikan manfaat bagi rakyat, kapan pernah mereka praktek kan
hasil dari setiap kunker nya.?” kata aktivis Aceh yang dikenal sangat
Nasionalis ini.
Dilanjutkannya, yang lebih
mengherankan, ada anggota Dewan yang selama ini sakit-sakitan dan jarang masuk
kantor, tapi begitu ada kunjungan kerja, anggota Dewan bersangkutan juga ikut
serta. “Fenomena ini sangat memprihatinkan dan dapat melukai hati rakyat Kota
Langsa, karena  anggarannya habis diserap
oleh para anggota Dewan untuk kepentingan pribadinya,” demikian ujar Sayed
Zahirsyah.
Hal senada juga disampaikan
oleh Ketua LSM Perintis, Zulfadli, Menurutnya, ditengah kondisi kehidupan
masyarakat Kota Langsa yang masih memprihatinkan, tidak menghalangi anggota
DPRK Langsa berwisata dengan uang rakyat dalam bentuk program kunjungan kerja
dewan.

“Harusnya anggota DPRK
Langsa memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Hilangkan semua program
kunjungan kerja yang anggarannya tercantum dalam APBK. Karena kunjungan kerja
itu hanya sebagai kedok saja, faktanya mereka melakukan wisata untuk
kepentingan pribadi. Apalagi setiap tahunnya hasil dari Kunjungan Kerja
dimaksud sama sekali tidak diketahui publik dan tidak ada manfaatnya bagi rakyat,”
demikian Zulfadli.[Zal]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here