AtjehUpdate.com,- Jakarta, Keberhasilan atlet muda Defia Rosmaniar, peraih medali emas pertama di cabang Taekwondo pada Asian Games 2018 menuai apresiasi.

Gadis 23 tahun yang berjaya di nomor Poomsae Individu Putri menerima bonus 1,5 milyar dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tak hanya itu ia juga menerima uang tunai Rp 25 juta dan satu unit apartemen dari Pemerintah dan KONI kota Bogor, Jawa Barat dimana domisili Defia.

Mahasiswi ini meraih medali emas setelah mengalahkan atlit Iran, Marjan Salahsahouri di babak final.

Adapun profil singkat Defia sebagaimana di lansir jabartribun yaitu ia lahir di Bogor, 25 Mei 1995. Tinggi badan 163 cm, berat 54 kg.

SD di Leuwiliang lulus tahun 2000. Kemudian ia melanjutkan SMPN1 Cibungbulang dan lulus tahun 2009. Setelah itu ia masuk SMAN 1 Leuwiliang 4 tamat tahun 2012.

Dalam dua tahun terakhir, Defia sukses meraih 6 medali emas dan empat perak dari berbagai ajang nasional dan internasional diantaranya :

– Medali perak untuk Individual female U-29 Asian Taekwondo Poomsae Championship, Manila Philippines 2016.

– Medali perak untuk Pair mixed Poomsae Asian Championship, Manila Philippines 2016

– Medali perak Pair mixed u-29 (koren division)26 th Korea Open Championship, Gyeongju Korea 2016

– Medali perak untuk individual female senior Kejurnas Mahasiswa, Lombok Mataram 2016

– Medali emas untuk Individul female U-30 Poomsae (Taekwondo world Hanmadang 2016 Korea)

– Medali emas Individual female U-30 poomsae (1st Bankimon Open Korea 2016)

– Medali emas untuk Individual Female PON Jabar 2016

– Medali Emas di Team Female senior kejurnas mahasiswa Lombok, Mataram 2016. (Mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here