AtjehUpdate.com,- Aceh Selatan, Bupati
Aceh Selatan hadiri pengukuhan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU)
Kabupaten Aceh Selatan dari Tgk Attarmizi Hamid kepada Tgk Armia Ahmad masa
Khidmat 2014-2019 bertempat di Gedung DPRK Aceh Selatan, Selasa (29/8).
Bupati Sama Indra pada
kesempatan itu menyampaikan, Ulama dan umara merupakan dua golongan  yang menjadi panutan umat.
Lebih lanjut Bupati
mengatakan, salah satu hadist menyebutkan ‘’Simfani minannas, iza soluhat
soluhannas, waiza fasadat fasaddannas, al ulama wal umara’’ yang artinya, ada
dua kelompok manusia yang apabila keduanya baik maka baik pula manusia yang
lain dan apabila keduanya buruk maka buruk pula yang lainnya, yaitu ulama dan
umara.
”Oleh karena itu antara
ulama dan umara harus terbangun sinergisitas dan kerjasama yang baik, sebab
masyarakat akan menjadikan fakta tersebut sebagai acuan dalam kehidupan sosial bermasyarakat,’’
paparnya pada acara yang turut dihadiri seluruh unsur Forkopimda Aceh Selatan
ini.
Dalam sejarah perjuangan
merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, lanjut Bupati Sama Indra, peran dan
kontribusi ulama-ulama Aceh berjuang bersama Raja dan para Ulee Balang nya
sangat besar, bahkan tidak bisa kita pungkiri peran ulama justru yang paling
ditakuti oleh pihak penjajah sehingga mereka berupaya semaksimal mungkin
mencari tahu titik kekuatan Rakyat Aceh dengan menyusupkan mata-matanya.
‘’Di era mengisi kemerdekaan saat ini, permasalahan yang dihadapi pun sudah berubah dan semakin
kompleks. saat ini upaya-upaya untuk menghancurkan Islam adalah melalui metoda
pendangkalan akidah yang sasarannya kepada generasi muda Islam melalui
pemanfaatan teknologi informasi seperti antara haram dan halal dibuat
remang-remang sehingga membingungkan umat, disini peran ulama sangat diharapkan
dalam hal meluruskan persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat,’’
pungkasnya.[FT]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here