AtjehUpdate.com, Langsa
Pasangan Calon Walikota/Wakil Walikota Langsa nomor 4, Usman
Abdullah/Marzuki Hamid, yang terpilih dalam Pilkada Langsa 15 Februari 2017
lalu, dilaporkan berpotensi untuk di Diskualifikasi. Ini terjadi jika Majelis
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan memenangkan penggugat atas nama
Fazlun Hasan/Syahyuzar Aka, yang sudah mengajukan gugatan ke MK, terkait
kecurangan penyelangara Pilkada (KIP Kota Langsa), serta  money politik dan intimidasi yang diduga
dilakukan oleh calon Walikota/Wakil Walikota Langsa terpilih.
Kuasa Hukum Fazlun Hasan/Syahyuzar
Aka,  Arifin Asmara SH, kepada
atjehupdate.com, Kamis (23/3), mengatakan, pihaknya atas nama pasangan Calon
Walikota/Wakil Walikota Langsa momor urut 3, Fazlun Hasan/Syahyuzar Aka,
sebelumnya telah mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Pihak-pihak yang
digugat yaitu, penyelenggara Pilkada Langsa dalam hal ini Komisi Indepeden
Pemilihan (KIP) Kota Langsa, yang diduga melakukan kecurangan dengan
memanfaatkan kewenangannya. Selanjutnya tergugat lain adalah Calon
Walikota/Wakil Walikota Langsa terpilih atas nama Usman Abdullah/Marzuki Hamid,
yang diduga melakukan money politik dan praktek intimidasi dalam upaya
memenangkan Pilkada.
Selain menggugat ke
Mahkamah Konstitusi, Fazlun Hasan/Syahyuzar Aka juga ikut melaporkan
penyelenggara Pilkada Langsa (KIP Kota Langsa dan jajarannya) ke Dewan
Kehormatan Penyelenggara Pilkada (DKPP) Pusat, terkait dugaan kecurangan penyelenggara
Pilkada di Langsa.

Dikatakan Arifin Asmara
SH,  gugatan yang diajukan sedang dalam
proses persidangan di MK. “Sidang pertama yaitu pembacaan materi gugatan dan sidang
kedua juga sudah selesai. Sekarang kita mempersiapkan untuk sidang berikutnya,”
katanya.
Menurut Arifin, jika nanti
Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), dalam putusannya memenangkan gugatan
yang diajukan penggugat, maka Calon Walikota/Wakil Walikota Langsa terpilih
atas nama Usman Abdullah/Marzuki Hamid, berpotensi untuk di Diskualifikasi. “Semua
ini tergantung nanti bagaimana putusan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi. Yang
jelas Kita terus berusaha agar gugatan yang kita ajukan bisa diputuskan sesuai
dengan harapan kita,”demikian Kuasa Hukum Fazlun Hasan/Syahyuzar Aka.[ZAL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here