LONDON – Thibaut Courtois menekankan lagi pentingnya kekalahan dari Liverpool dan Arsenal untuk laju oke Chelsea saat ini. Dua rival itu sudah mengubah mental Chelsea.

Chelsea baru saja merangkai 12 kemenangan beruntun usai mengatasi Bournemouth pada laga Boxing Day di Stamford Bridge, Senin (26/12/2016) malam WIB.
 Itu adalah kemenangan terpanjang The Blues dalam sejarahnya di Premier League.

Kali terakhir Chelsea menelan kekalahan adalah saat dilumat Arsenal 0-3 pada akhir September lalu. Kekalahan itu didahului oleh hasil negatif lainnya saat menghadapi Liverpool.

Courtois mengakui dua kekalahan beruntun itu menjadi tamparan keras untuk Chelsea. Sebab mereka tak ingin perjalanan buruk musim lalu, ketika harus finis di posisi 10 klasemen akhir, terulang.

Kekalahan dari Liverpool dan Arsenal itu berarti Chelsea mencatatkan hanya tiga kemenangan dari enam pekan pertama, sementara satu lainnya berakhir imbang.

“Kami tahu bahwa mungkin mentalitas kami tidak tepat di dua laga tersebut, ketika kami kalah dari Liverpool dan Arsenal,” kata Courtois kepada Daily Star.

“Keduanya adalah laga yang berat dan kami tidak punya intensitas yang sama dengan Arsenal atau Liverpool. Kalau Anda tak memberikan intensitas yang sama seperti tim lain, Anda tak akan memenangi laga macam itu.”

“Jadi itulah sebabnya kami berbicara sebagai sebuah tim, soal membuat sebuah langkah maju pada titik itu. Karena kami tidak mau punya musim yang sama seperti tahun kemarin. Kami perlu melangkah maju dan itulah yang kami lakukan,” tambahnya dikutip Soccerway.

Chelsea saat ini memimpin Premier League dengan nilai 46 dari 18 pekan. Mereka unggul tujuh poin dari Manchester City yang sementara menghuni peringkat kedua. [Detik]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here