AtjehUpdate.com, Aceh
Tamiang –
Muslim,S.HI,MM, Anggota DPR RI Komisi X Fraksi
Demokrat, bersama tim Kementerian Pariwisata RI, yang terdiri dari Kepala
Bidang Pelatihan kepariwisataan, Dra Yulia, didampingi staff nya, Wardikin dan
Fajar, serta Direktur Otorita Danau Toba, Rinto Taufik Simbolon, dan Faisal,
selaku bagian kerjasama bilateral, meninjau lokasi destinasi wisata Kuala
Paret, di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Selasa, (25/4)
siang.
Pantauan Atjehupdate.com,
rombongan yang meninjau tempat wisata tersebut, tampak kagum saat melihat
keindahan aliran sungai yang masih sangat alami dan asri. Diapit oleh dua
tebing bukit, dan bentukan bebatuan yang terbentuk secara alami kian menambah
kekaguman mereka.
“Dari kondisi alam
yang masih asli ini, banyak nilai jual yang bisa ditawarkan, agar memanggil
pengunjung untuk menikmati indahnya Kuala Paret. Akses menuju lokasi bisa
dengan penyediaan jasa offroad dan membangun tenda-tenda disekitar lokasi,”
papar Muslim kepada atjehupdate.com, dilokasi wisata Kuala Paret, Selasa
(25/4).
Menurutnya, untuk
menawarkan nilai jual, semua pihak terutama pemerintah daerah dan masyarakat,
harus turut serta dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur, seperti MCK dan
tempat istirahat/penginapan bagi pengunjung yang berlibur (keluarga).
”Pengelolaan ini harus
bagus, sehingga benar-benar berhasil. Begitu juga pemerintah daerah dan pihak
swasta harus mampu dan bisa untuk mengembangkannya agar lebih menarik lagi,”
tambah Muslim dengan nada optimis.
“Saya kira kuncinya
keseriusan saja, dari bentuk bebatuan yang diperkirakan terbentk sejak ribuan
tahun lalu, sudah seharusnya dikemas dengan baik dan mudah untuk dipromosikan
dengan bagus pula,” sambungnya.
Muslim juga menagatakan, untuk
mengembangkan destinasi Kuala Paret, dirinya berkomitmen kuat mendorong
semaksimal mungkin pariwisata di Aceh Tamiang agar dapat terus berkembang,
namun masyarakat juga harus ikut terlibat.
”Masyarakat harus ikut terlibat,
sehingga menciptakan peluang masyarakat berjualan, menyediakan penginapan,
secara otomatis roda ekonomi masyarakat juga ikut berkembang,” harapnya.
“Langkah kongkrit
sudah dibuktikan, dengan mendatangkan Kementerian Pariwisata. Selanjutnya proaktif
pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menata dan mengelola dengan baik,”
tandas Muslim.
Sementara, dilokasi yang
sama, Kadis Pariwisata Aceh Tamiang, Sahri, berharap dengan kedatangan anggota
DPR RI, Tim Kementerian Pariwisata, serta DPRK dapat mengembangkan dan
meingkatkan destinasi wisata yang ada baik di hulu maupun wisata pesisir laut
(pantai).
”Alhamdulillah, untuk
tahun ini pembangunan tangga menuju lokasi akan dialokasikan, sehingga
mempermudah pengunjung untuk memasuki lokasi Kuala Paret,” tutur Sahri.
Menurutnya, di 5 (lima)
Kecamatan dalam wilayah Aceh Tamiang, masih ada beberapa tempat wisata yang
berpotensi untuk dikembangkan.
”Semua tempat wisata yang
berpontesi akan dilakukan pengembangan dengan sejumlah penunjang programnya,”
ucap Sahri.[Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here