Di Aceh Tamiang Peringatan HANI 2017 Berlangsung Semarak

0
74
AtjehUpdate.com, Aceh Tamiang – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 yang dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung meriah dan semarak, kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Belakang Kantor Bupati, Kamis (13/07).

Peringatan kali ini didisi dengan aneka kegiatan sosial yang diawali dengan pelaksanaan senam sehat dan diikuti ratusan masyarakat dari unsur pelajar, pegawai negeri, pegawai swasta.
Dalam peringatan HANI 2017 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang Iskandar Zulkarnain, Wakapolres Kompol Wahyudi Sabhara SH,Sik, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon dan unsur Pimpinan DPRK, Ketua Pengadilan Negeri, Kejari, Pabung Aceh Tamiang Kodim 0104/Atim, Pimpinan SKPK, Pimpinan Instansi Swasta, KNPI Aceh Tamiang, dan Ormas serta OKP di Wilayah Aceh Tamiang.
Adapun acara puncak dilanjutkan dengan kegiatan seremonial peringatan HANI dan membacakan laporan Kepala BNN RI yang dibacakan oleh Kepala BNN Aceh Tamiang dan dilanjutkan dengan sambutan Presiden RI yang dibacakan oleh Wakil Bupati, Iskandar Zulkarnain.
Kepala BNN Pusat, Komjen Drs. Budi Waseso dalam amanatnya yang dibacakan Kepala BNN Aceh Tamiang AKBP Rinaldi menyampaikan beberapa hal yakni kondisi darurat narkoba saat ini yang membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak untuk mempercepat penuntasan narkoba. Disebutkan pula beberapa hal yang sudah dihasilkan dari peran serta tersebut yaitu dengan materi P4GN yang dimasukan dalam kurikulum pelajaran sekolah. Dimana sebagian wilayah telah mengimplementasikannya.
Selain itu, pelaksanaan tes urine yang dilaksanakan instansi pemerintah dalam hal pencegahan bagi aparatur sipil negara. Serta pembentukan para penggiat anti narkoba.
BNN saat ini tengah melaksanakan program alternatif development dengan mengubah kawasan lahan ganja menjadi lahan komoditi yang tidak kalah menguntungkan.
Diakhir sambutannya, Kepala BNN mengajak semua pihak untuk meningkatkan kebersamaan dalam menyelamatkan dan melindungi bangsa Indonesia dari ancaman kejahatan Narkotika.
Sementara itu, Presiden Indonesia Joko Widodo dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Aceh Tamiang menyampaikan, Indonesia sampai dengan saat ini masih dalam kondisi Darurat Narkoba sehingga merupakan tanggung jawab semua pihak untuk saling melindungi bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab BNN.
Untuk menanggulangi Indonesia Darurat Narkoba perlu dilakukan sejalan dengan  pemerataan ekonomi berkeadilan sehingga kontribusi yang dilakukan BNN adalah sebagai berikut melakukan upaya pencegahan agar biaya konsumsi narkoba dapat digunakan menjadi biaya konsumsi kebutuhan hidup; Melakukan upaya alternative development dengan menggantikan tanaman ganja dengan tanaman lain yang bernilai ekonomis; Meningkatkan upaya pemberantasan, pengawasan diperbatasan dan sosialisasi bahaya narkoba; dan melakukan penyempurnaan regulasi.
Presiden juga menyampaikan pentingnya pencegahan sebagai langkah efektif untuk membangun kesadaran untuk tidak menyalahgunakan narkoba, dalam sambutannya, Presiden juga menyampaikan enam hal yang harus dilakukan oleh pemerintah dan unsur masyarakat dalam upaya P4GN.
Kegiatan ini diakhiri dengan membagikan hadiah bagi pemegang kupon senam sehat. Terdapat 95 item barang yang diberikan daripada hasil dukungan Instansi Swasta, pemerintah dan donatur masyarakat.[Red]
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here