AtjehUpdate.com,- Pemerintah saat ini telah membuka pendaftaran atau penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau P3K.

Pendaftaran PPPK dibuka mulai 10 sampai 16 Februari 2019 secara online melalui situs Sscasn.bkn.go.id.

Selain penerimaan PPPK, saat ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga sedang membuka penerimaan atau rekrutmen tenaga kerja untuk beberapa formasi.

Berbeda satu hari dengan penerimaan PPPK, rekrutmen PLN 2019 dibuka mulai Senin (11/2/2019) untuk lulusan S1, D4, dan D3 dan akan ditutup pada 16 Februari 2019.

Penerimaan atau rekrutmen PLN itu dilakukan secara online. Sedangkan lokasi tes dilaksanakan di empat tempat, yaitu Medan, Bandung, Surabaya dan Yogyakarta.

Untuk penerimaan di Kota Medan, lulusan yang dibutuhkan berasal dari program studi Teknik Elektro, Akuntansi, Ilmu Komputer/Informatika, Teknik Informatika, Administrasi Bisnis, Administrasi Niaga, Administrasi Perkantoran, Manajemen, Desain Komunikasi Visual, Komunikasi, Pertanahan, Teknik Industri, Lingkungan.

Sedangkan untuk penerimaan di wilayah Bandung, lulusan yang dibutuhkan berasal dari program studi Teknik Elektro, Administrasi Bisnis, Administrasi Niaga, Administrasi Perkantoran, Manajemen, Teknik Industri, Psikologi, Akuntansi, Keuangan, Perpajakan, Teknik Geodesi, Teknik Geologi, Teknik Pertambangan, Teknik Informatika, Desain Komunikasi Visual, Komunikasi, Pertanahan, Metalurgi, Lingkungan, Statistik.

Sementara lulusan yang direkrut PLN di Kota Surabaya dari program studi Teknik Elektro, Administrasi Bisnis, Administrasi Niaga, Administrasi Perkantoran, Manajemen, Teknik Industri, Akuntansi, Lingkungan, Teknik Informatika, Desain Komunikasi Visual, Komunikasi, K3/K3 Fire Engineer, Teknik Kimia, Pertanahan.

Terakhir, rekrutmen PLN di Yogyakarta meliputi lulusan Teknik Elektro, Administrasi Bisnis, Administrasi Niaga, Administrasi Perkantoran, Manajemen, Teknik Industri, Keuangan, Perpajakan, Akuntansi, Teknik Geodesi, Teknik Geologi, Teknik Pertambangan, Psikologi, Metalurgi, Teknik Informatika, Lingkungan, Statistik, Desain Komunikasi Visual, Komunikasi, Pertanahan.

Berikut ini persyaratan calon pelamar rekrutmen umum PLN group tingkat S1, D-IV dan D-III Tahun 2019

1) Status belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani Diklat Prajabatan;
2) Diutamakan Pria;
3) Lulus S1/D-IV atau D-III dengan batas usia:
a) S1/D-IV : Kelahiran 1993 dan sesudahnya
b) D-III : Kelahiran 1995 dan sesudahnya
4) Indeks Prestasi Komulatif (IPK) :
IPK minimal 3.00 bagi lulusan T. Informatika, T. Industri, Akuntansi, Manajemen, Administrasi (Bisnis Pemasaran, Perusahaan, Niaga, Perkantoran), Manajemen Keuangan, dan Komunikasi IPK minimal 2.75 bagi lulusan T. Elektro, T. Lingkungan, Pertanahan

5. Pendaftaran Online dapat dilakukan di rekrutmen.pln.co.id.

6. Untuk persiapan pendaftaran Online, peserta diharapkan dapat menyiapkan berkas dalam bentuk soft copy sebagai berikut :
a. KTP
b. Ijazah
c. Transkrip Akademik
d. Akte Kelahiran
e. Sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris* sebagai berikut:
S1: TOEFL Prediction ≥ 475, TOEFL ITP ≥ 450, TOEFL IBT ≥ 52, IELTS ≥ 5.5, TOEIC ≥ 405
D3: TOEFL Prediction ≥ 425, TOEFL ITP ≥ 400, TOEFL IBT ≥ 41, IELTS ≥ 5, TOEIC ≥ 350
*pilih salah satu sesuai dengan jenjang pendidikan

7. Pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) Bidang/ Jurusan sesuai tingkat pendidikan dan program studi/ bidang. Pelamar tidak dapat melamar ke jenjang yang tidak sesuai dengan ijazah yang dimiliki.

8. Pelamar yang dinyatakan lulus Tes Kesehatan, WAJIB menyiapkan berkas pendaftaran berikut dan Disampaikan pada saat wawancara. Apabila tidak dapat melengkapi berkas, maka peserta dinyatakan GUGUR. Berikut adalah berkas yang harus dikumpulkan:

a. Riwayat Hidup (CV);
b. Copy akta kelahiran;
c. Copy Ijazah/ Surat Keterangan Lulus yang dilegalisasi;
d. Copy transkrip nilai terakhir yang dilegalisasi;
e. Copy KTP;
f. Surat Keterangan Belum Menikah dari Kelurahan;
g. Pas foto terbaru berwarna ukuran 3×4 sebanyak 1 lembar (nama peserta ditulis di belakang foto);
h. Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) dari Kepolisian;
i. Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dari Kepolisian atau Rumah Sakit;
j. Bagi Pelamar S1/D-IV dari lulusan program Lintas Jalur (D-III yang meneruskan ke S1/ D-IV), wajib melampirkan:
i. Transkrip nilai D-III yang dilegalisasi
ii. Ijazah D-III yang dilegalisasi
k. Berkas dimasukkan ke dalam map sesuai urutan di atas dengan menuliskan nama dan kode yang dilamar pada cover map.

Sementara itu, Sscasn.bkn.go.id sudah bisa diakses dan jadwal pendaftaran PPPK (P3K) dimulai Minggu – Sabtu (10-16 Februari 2019).

Berdasarkan Surat Edaran dari Kementerian PAN-RB ke seluruh Pemerintah Daerah, disebutkan pendaftaran dibuka mulai 10 – 16 Februari 2019.

Namun, sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta atau pelamar dipersilakan menghubungi Instansi masing-masing untuk mengecek ketersediaan formasi.

Untuk formasi PPPK tahap I ini, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menyebut bahwa fokus pada perekrutan yaitu guru dan dosen perguruan tinggi negeri baru, penyuluh pertanian dan tenaga kesehatan.

1. Formasi dan Peserta yang Berhak Ikut
Seleksi tahap pertama PPPK pada Februari 2019 akan difokuskan pada tiga bidang yaitu pendidikan (guru dan dosen perguruan tinggi negeri baru), pertanian (penyuluh pertanian) dan tenaga kesehatan.

Untuk jabatan guru dan tenaga kesehatan, pesertanya adalah eks Tenaga Honorer K2 yang datanya sudah dimiliki BKN sejak tahun 2013.
“Sifatnya define partisipan nanti by name sudah ada. Nanti teman-teman lihat pengumumannya kan pengumuman baru akan mulai di sscasn.bkn.go.id pukul 16.00. Pada hari ini sampai dengan besok hanya akan ada pengumuman. Jadi mekanisme pendaftaran, siapa saja yang eligible, daerah mana saja yang rekrut karena ada beberapa daerah yang karena persoalan anggaran tidak bisa ikut,” jelas Ridwan.

2. Jumlah Lowongan yang Dibuka
Ridwan menjelaskan, jumlah lowongan 150.000 PPPK pada tahun 2019 sifatnya hanyalah perkiraan. Pasalnya, akan ada daerah yang tidak bisa ikut membuka seleksi karena persoalan anggaran.

3. Jadwal Seleksi PPPK Tahap Pertama

8 Februari 2019: pengumuman di sscasn.bkn.go.id.
10-16 Februari 2019: pendaftaran online bagi yang namanya terdaftar.

Pada saat yang bersamaan petugas dari BKN dan Pemda akan melakukan validasi peserta secara online, sama persis seperti saat seleksi CPNS.
17 Februari: hari terakhir verifikasi 18 Februari 2019: diharapkan pengumuman melalui sscasn.bkn.go.id.

4. Jadwal dan Lokasi Tes
Menurut Ridwan lokasi tes PPPK ada di lebih kurang 540 kabupaten/kota tempat peserta bertugas.

Tes akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang beberapa di antara fasilitasnya adalah milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Jadwal tentatif tes PPPK adalah sebagai berikut:
23-24 Februari 2019: ujian berbasis CAT di 540 titik lokasi bila semua daerah mengikuti.
25-28 Februari: pengolahan nilai.
Pengumuman: 1 Maret 2019
“Harapannya sebelum Pilpres sudah berstatus P3K,” kata Ridwan.

5. Tes PPK Tanpa SKD
Metode tes PPPK adalah sebagai berikut:
a. Seleksi Administrasi
Pada tahap ini, persiapkan dokumen yang diperlukan, termasuk pula ijazah.
Untuk jabatan guru minimal harus S1, sedangkan tenaga kesehatan minimal D3.
b. Seleksi Kompetensi Manajerial, Sosio Kultural, dan Teknis
Ridwan mengungkapkan, seleksi PPPK tahap pertama tidak akan ada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) karena peserta dianggap sudah memenuhi kompetensi dasar di bidangnya masing-masing.

“Yang berbeda ada wawancara dengan pejabat pembina kepegawaian untuk mengetahui tanggapannya (calon P3K) tentang Pancasila, karena harus netral,” ujar Ridwan.
Nantinya, PPPK yang diterima akan diseleksi kinerjanya di akhir tahun.

Jika berkinerja baik, maka kontrak yang bersangkutan akan diperpanjang tanpa harus tes lagi. Demikian sebagaimana dilansir serambi news. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here