AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Pekan Kebudayaan Aceh ke 7 yang berlangsung selama 10 hari dari 5-15 Agustus 2018 dinilai tak sesuai ekspektasi masyarakat karena kurang mampu mendatangkan banyak wisatawan.

Penggiat seni sekaligus anggota DPD RI, Rafly mengatakan bahwa harusnya ajang PKA sebagai perhelatan seni budaya yang sangat megah ini dapat disaksikan tak hanya masyarakat Aceh dan luar Aceh namun juga masyarakat internasional terutama negara-negara yang pernah berkunjung ke Aceh sewaktu Tsunami.

“Harusnya jauh hari sebelum PKA dimulai, pemerintah sudah komunikasikan dengan seluruh dunia terutama yang pernah mengunjungi Aceh sewaktu tsunami, tentu mereka rindu datang kembali” ujar pentolan grup Kande ini.

Ditambahkan Rafly, dana yang digelontorkan pemerintah senilai 70 milyar lebih untuk PKA kali ini seyogianya mampu magnet yang mampu mendatangkan banyak wisatawan lokal dan dunia serta didukung dengan fasilitas yang dibutuhkan.

Pantauan AtjehUpdate.com di lokasi PKA, terlihat pengunjung sebagian besar adalah masyarakat Aceh, terutama Banda Aceh dan sekitarnya. Sangat sedikit wisatawan mancanegara yang datang mengunjungi event penting empat tahunan ini. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here