Dua unit rumah semi
permanen  milik Suarni dan Nurdin, warga
Dusun Mawar I, Gampong Seulalah Atas, Kecamatan Langsa Lama, luluh lantas
dilalap sijago merah, Sabtu (13/5) sekitar pukul 15.30 petang.
AtjehUpdate.com, LANGSA
– Dua unit bangunan rumah semi permanen 
milik Suarni dan Nurdin warga Dusun Mawar I, Gampong Seulalah Atas,
Kecamatan Langsa Lama, ludes dilalap sijago merah, Sabtu (13/5), sekitar pukul
15.30 petang.
Dua unit rumah tersebut ternyata
dihuni oleh tiga Kepala Keluarga (KK) yaitu Suarni, serta menantunya Ibrahim dan
Nurdin (rumah berdempetan-red), kedua rumah tersebut rata dengan tanah.
Menurut keterangan Rina,
saksi mata, kepada wartawan mengatakan, bahwa kobaran api berasal dari lantai
dua milik Suarni, sedangkan menantunya Dedek dan anaknya bernama Desi dalam
kondisi tidur-tiduran pada lantai satu.
“Kami melihat  ada asap mengepul dan ada kobaran api pada
lantai dua milik Suarni, seketika warga berhamburan menuju lokasi kobaran untuk
memberikan pertolongan,” jelas Rina.
Lanjut Rina, saat itu sedang
ada pesta perkawinan disalah satu rumah tetangga, dan melihat kepulan asap menjulang
tinggi, sontak beramai-ramai warga menuju lokasi kebakaran untuk memberikan
pertolongan.
“Kami berlari mencoba
memberikan pertolongan untuk menyiram rumah tersebut dengan peralatan
seadaanya,” papar Rina.
Namun api terus menjilat hampir seluruh rumah tersebut, hingga kebakaran tidak bisa dihindari. Kondisi bangunan rata dengan tanah dan tidak ada barang yang dapat diselamatkan. 
Informasi yang berhasil
dihimpun dari warga menyatakan, bahwa kerugian yang dialami oleh siempunya
rumah berkisar ratusan juta rupiah, dan kebakaran diperkirakan akibat hubungan
arus pendek (konsleting).
Secara terpisah Kepala
BPBD Kota Langsa, Rinaldi Aulia melalui Kasi Kesiapsiagaan BPBD, Zainal, yang
dihubungi wartawan membenarkan telah terjadi kebakaran terhadap dua unit rumah
milik warga Seulalah.
Namun demikian, setelah mendapat
informasi, pihak BPBD Kota Langsa secepatnya 
langsung menerjunkan lima unit pemadam kabakaran guna menjinakkan api.
“Kita kerahkan lima
unit damkar milik BPBD Kota Langsa untuk membantu menjinakkan kobaran
api,” terang Zainal.[Ra/Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here