Dugaan Penggelapan Iuran PGRI, Satu Pejabat Disdik Aceh Timur Jadi Tersangka

0
304

AtjehUpdate.com,- Aceh Timur, Kejaksaan Negeri Aceh Timur menetapkan 1 (satu) orang pejabat Dinas Pendidikan sebagai tersangka, terkait kasus dugaan penggelapan dana iuran yang di kutip dari anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Aceh Timur setiap bulannya, Sabtu (10/3/2018).

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur Muhammad Ali Akbar, SH, MH melalui Kasi Intel Khairul Hisam, SH, MH mengatakan, sudah ditetapkan satu orang tersangka berinisial KD (43) salah seorang pejabat dari Dinas Pendidikan Aceh Timur sesuai dengan Penetapan Kejari nomor 345 tahun 2018.

Ia menyebutkan, dalam perkara ini terdapat penyelewengan anggaran kurang lebih mencapai Rp 200 juta, dana tersebut hasil pengutipan dari setiap guru PNS sejumlah Rp 5.000 setiap bulannya sejak beberapa tahun lalu.

Akibat perilaku tersangka, pihak kejaksaan sudah menyita uang sejumlah Rp 180 juta sebagai barang bukti (BB).

“Dikatakannya, penyelewengan anggaran sebesar Rp 200 juta, pihak kejaksaan sudah menyita dana iuran tersebut Rp 180 juta sebagai barang bukti.” ujar Khairul Hisam, Jum’at (9/3/2018).

Khairul Hisam
Khairul Hisam

Khairul Hisam menambahkan, penetapan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana iuran PGRI tersebut masih bersifat sementara dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain nantinya.

“Untuk menantikan kepastian hukum terhadap tersangka dugaan penggelapan dana iuran PGRI tersebut masih memerlukan waktu untuk kelanjutannya,” imbuh Khairul.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here