AtjehUpdate.com, Tanjung Priok
Sampai jam 16:20 sore tadi kapal Apl Los Angeles dengan total movement 2775
boxes sudah 69 jam sandar di berth 5 dermaga yang dikerjakan oleh operator-operator
dari koja dan pelindo 2 namun masih tersisa 968 boxes. 
Sumber yang menjelaskan
pada media, bahwa apabila dihitung GCR nya 13 mph. Setengahnya dari
produktivity operator2 Jict sesungguhnya. Dengan GCR 13 kapal Apl Los Angeles
akan perlu waktu 24 jam lagi untuk menghabiskan sisa move nya. 
Sungguh sangat ironis di
saat pekerja Jict sudah berhenti mogok dan menurut UU bisa langsung bekerja secara
normal kembali, namun dengan alasan ada kontrak B2B sampai Desember 2017, maka
untuk kerja di Dermaga Utara tidak diperbolehkan oleh direktur operasi Kim
Changsu. 
Ada apa dengan direksi
Jict? Dimana OP yang bertugas mengawasi kelancaran bongkar muat barang di
pelabuhan?
Ini jelas BOD menghambat
program pemerintah tentang Dwelling Time kurang dari 3 hari. Sebab biasanya
kapal tersebut bisa selesai maksimal 36 jam, sekarang ini bisa selesai kurang
lebih 95 jam.
Sudah selayaknya BOD
terutama dirops Kim Changsu diberhentikan. Hal ini mengindikasikan bahwa
seperti pemerintah lebih memikirkan kerugian sebuah perusahaan daripada
kerugian Negara yang mencapai 4.08 Trilyun.[Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here