Ist
AtjehUpdate.com, LANGSA – Sejumlah kalangan dan
tokoh masyarakat di Kota Langsa mendukung langkah Walikota Langsa Usman Abdullah.SE
wujudkan Bandara (airport) perintis.
Salah seorang tokoh
masyarakat Langsa yang memberikan dukungan terhadap pembangunan ini adalah
Nasruddin Abubakar, hal ini disampaikan pada atjehupdate.com di kediamannya,
Jum’at (21/7), dirinya atas nama masyarakat Kota Langsa mendukung dan memberi
apresiasi terhadap Walikota Langsa dalam mewujudkan pembangunan airport di
wilayah pemerintahannya.
Diterangkannya, Kota
Langsa merupakan daerah yang baru berdiri sendiri setelah terjadi pemekaran
dari induknya yaitu Kabupaten Aceh Timur, dimana posisinya sangat strategis,
yakni diapit oleh dua daerah kabupaten penyangga, yakni Aceh Tamiang dan
Kabupaten Aceh Timur.

“Dua daerah ini
merupakan penghasil Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat besar di Aceh, serta
memiliki jumlah penduduk yang cukup besar pula dan banyak perusahaan yang
beroperasi disana,” katanya.
Nasruddin yang merupakan
mantan Wakil Bupati Aceh Timur itu menambahkan, Kota Langsa adalah sebuah kota
yang terletak di lintas timur paling berkembang dan merupakan kota hidup dengan
pertumbuhan penduduk yang cepat dan beragam suku bangsa bermukim di dalamnya.
Selain itu Kota Langsa
juga memiliki beberapa sebutan  seperti
sebagai Kota Jasa, Kota Transit, Kota Kuliner, Kota Sejarah dan lainnya.
Kondisi itu merupakan
modal untuk pembangunan Kota Langsa kedepan, seiring meningkatnya pertumbuhan
ekonomi.
Jumlah keberadaan kenderaan
untuk semua jenis juga meningkat pesat pertumbuhannya, sehingga pada jam atau
waktu tertentu membuat lalulintas menjadi macet.
Perjalanan antar Kabupaten
dan Provinsi saat ini juga mengalami kepadatan jumlah kenderaan di jalan,
sehingga berdampak pada kelancaran dan waktu tempuh yang semakin lambat.
“Biasanya ke Medan
atau ke bandara Kualanamu waktu perjalanannya hingga 3-4 jam, namun sekarang
waktu tempuh perjalanan bisa 4-5 jam, demikian pula halnya menuju bandara
Malikul Saleh, biasanya waktu jarak perjalan hingga 3 jam dari Kota Langsa
tetapi sekarang bisa 4 jam waktunya,” paparnya.
 
Nasruddin berpendapat bahwa
keberadaan airport di Kota Langsa akan memberi dampak yang sangat besar untuk
kemajuan kota dan terhadap pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat di Kota Langsa
dan sekitarnya,.
“Mobilitas orang luar
daerah akan sangat tinggi datang ke Kota Langsa, begitu juga mobilitas masyarakat
Kota Langsa itu sendiri, diperkirakan warga lainnya seperti Aceh Timur, Aceh
Tamiang akan menggunakan jasa bandara Langsa untuk tujuan bepergian seperti ke
Banda Aceh, Medan, Jakarta dan kota lainnya.
Menurutnya, pembangunan
sebuah bandara lebih simple, karena tidak menentukan biaya yang sangat besar
bila dibandingkan dengan membangun pelabuhan laut yang mesti komplit, yakni
memerlukan infrastruktur pendukung lainnya yaitu industri.
“Sangat strategis
jika ini diprogramkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)
Kota,” ungkapnya.
Dirinya yakin dan optimis
semua pihak di Langsa mendukung program mulia ini, karena akan sangat
menguntungkan bagi Kota Langsa itu sendiri dalam jangka panjang.
Memberi efek positif
terhadap upaya peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. Kota Langsa akan
tumbuh menjadi sebuah kekuatan baru zona ekonomi di Aceh, kata
Nasruddin.[Jagad]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here