AtjehUpdate.com, Aceh Selatan
Perubahan iklim politik yang semakin dinamis dewasa ini menuntut para pemimpin
dan calon pemimpin untuk dapat menyesuaikan dengan perkembangan kondisi yang
ada. Gaya berjalan yang arogan, bahu yang diangkat tinggi, pengawalan ketat
oleh para bodyguard, dan miskin senyuman, memberi kesan tidak baik bagi seorang
pemimpin. Hal ini disampaikan oleh Fajran Zain, akademisi UIN Ar-Raniry, Banda
Aceh, yang mendalami peneltian-penelitian bertema psikologi politik, lewat
pesan WhatsApp nya pada AtjehUpdate.com, Sabtu (08/07).
“Bila diminta
memberikan penilaian, sebenarnya gaya dan tampilan luar seorang TS (sapaan
akrab Teuku Sama Indra) lebih bercorak kepemimpinan Era Orde Baru. Setelah
reformasi melanda Indonesia, gaya kepemimpinan yang protectionist dan berjarak,
sudah kurang tepat”, ungkap Fajran Zain.
Hal ini diutarakannya pada
saat ia menghadiri acara pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh,
Jum’at (7/72017) yang secara kebetulan pula dihadiri oleh TS. Dirinya mengaku
baru pertama kali memperhatikan Bahasa tubuh TS.
“Trend gaya
kepemimpinan saat ini adalah kepemimpinan yang merakyat, dekat dengan
konstituennya, lihat saja pada level nasional seperti yang dicontohkan Jokowi,
atau Gubernur Irwandi Yusuf” Ungkap Fajran.
Pun demikian, kata Fajran,
terlalu dini untuk menyimpulkan sesuatu lewat kesan pertama, perlu observasi
yang lebih dalam (extensive) dan lama (intensive) untuk mendapatkan sebuah penilaian
yang akurat. Namun dalam kacamata psikologi politik, pandangan seperti ini
terjadi dengan jamak, oleh siapapun, termasuk dirinya, dan public yang menilai
tentu tidak bisa serta merta disalahkan.
“Publik cenderung menilai
seorang figur melalui tampilan luar, dan banyak riset membuktikan bahwa
tampilan luar menyumbang 65% informasi untuk diproses selanjutnya oleh siapapun
yang mempersepsikan sebuah objek atau orang (Information Processing Mechanisms).
Hal ini yang perlu diwaspadai oleh para pemimpin yang baru saja dilantik, atau
akan dilantik, atau akan menuju kursi kontestasi selanjutnya, tegasnya sembari
mengingatkan.[Red/FT]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here