AtjehUpdate.com, Aceh Selatan
Mantan Aktivis SMUR dan juga  Ketua DPD
PSI Aceh Selatan, Sariman Arma, S.Sos, menyayangkan kondisi langkanya garam
sebagai bahan kebutuhan pokok masyarakat Aceh Selatan sejak empat hari
terakhir.
Aceh Selatan sebagai
daerah pesisir laut Hindia ternyata masih mengalami kelangkaan garam, persoalan
kebutuhan pokok seperti garam untuk konsumsi rumah tangga termasuk dalam
ketahanan pangan yang mestinya dapat disikapi dengan baik oleh pemerintah
daerah.
“Garam untuk rumah
tangga pun kita tak mampu sediakan. Ini tentu logika yang sulit difahami, kita
ini daerah yang dari ujung ke ujung memiliki garis pantai, tapi tak mampu
mendirikan industri garam untuk kebutuhan konsumsi” ungkap Arma kepada
AtjehUpdate.com, Sabtu (8/7).
Menurut Arma, selama ini
masyarakat Aceh Selatan secara ekonomi banyak tergantung dengan Medan (Sumut),
bahkan sebagian besar sayur-mayur dan kebutuhan pokok lainnya datang dari
Medan. Dulu di berbagai kecamatan ada petani garam tradisional, namun oleh
kemajuan zaman, kalah bersaing dan gulung tikar.
“Kami khawatir jika
tidak ada kemandirian ekonomi khususnya untuk kebutuhan pokok seperti sayuran,
garam dan lain-lain, Aceh Selatan sangat rapuh dan kemiskinan makin meningkat
karena sektor kebutuhan pokok saja kita tak mandiri”, kata Arma
mengingatkan situasi Aceh Selatan.
Solusi yang bisa dilakukan
menurut mantan aktivis SMUR ini, pemerintah bersama masyarakat serta dunia
usaha mesti duduk bersama membicarakan strategi pemberdayaan ekonomi rakyat
terutama untuk pangan dan industri kecil menengah yang dihidupkan menopang
kebutuhan pokok masyarakat seperti garam.
“Banyak cara jika
memang pihak terkait punya komitmen mengubah situasi tersebut. Toh, industri
garam itu sebenarnya juga bukan industri yang terlalu canggih dan rumit asal
ada kemauan pasti ada jalannya, kalau bicara ekonomi itu ya, bicara
kemandirian” tutup Arma.

Sebagaimana diketahui,
saat ini memang di kabupaten Aceh Selatan sedang terjadi kelangkaan garam yang
merupakan salah satu bahan kebutuhan pokok masyarakat. Kelangkaan ini sudah
terjadi 4 hari yang lalu dan hampir merata diseluruh kecamatan yang ada di Aceh
Selatan.[FT]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here