AtjehUpdate.com, LANGSA – Lembaga Pemberdayaan Potensi
Syariat Islam (LPPSI) Kota Langsa dan LSM Gadjah Puteh mengapresiasi kinerja
Polres Langsa yang menggrebek Maisir/judi jenis Game Zone Anak di wilayah
kerjanya.
“Alhamdulillah, gerak
cepat Polres Langsa menggrebek tempat perjudian itu menjawab keresahan warga
terhadap perbuatan maksiat yang sangat dilarang oleh agama islam,,” kata
Yustizar, M.Pd.I, Ketua LPPSI Kota Langsa pada atjehupdate.com, Jum’at (11/8).

LPPSI bersama elemen
masyarakat lainnya mendukung langkah Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa.
SIk memberantas praktek judi berkedok permainan ketangkasan anak tersebut di
Kota Langsa. 
Senada itu ditempat
terpisah, Direktur Eksekutif Gadjah Puteh Sayed Zahirsyah juga menyambut baik
prestasi Polres Langsa yang cepat tanggap dalam menindaklanjuti kegelisahan
warga terhadap keberadaan praktek Maisir/Judi Game Zone Permainan Anak.
“Prestasi dan kinerja
polisi ini juga menepis anggapan negatif yang selama ini dialamatkan pada pihak
aparat penegak hukum yang seakan telah membekingi bisnis haram tersebut, justru
polisi telah membantu tugas DSI “,tukas Sayed.
Lanjutnya, bahwa sebenarnya
itu tugas utama dan domain nya WH sebagai penegak syariat, namun DSI dan WH
diduga kurang tanggap terhadap keresahan warga terkait adanya praktek perjudian
di wilayah kerjanya.
“Kami bahagian dari
komponen sosial masyarakat Kota Langsa mendukung penuh langkah Polres Langsa
memberantas maksiat hingga tuntas, ” imbuhnya.
Seperti diberitakan media
ini, satuan Reskrim Polres Langsa, Kamis (10/8) sekira pukul 14.30 Wib
menggrebek sebuah Ruko “Happy Zone” yang terletak di Jalan A. Yani
Gp. Jawa Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa. Diduga keras lakukan perbuatan
Maisir/Judi Jenis Game Zone Anak.
Dari penggrebekan
tersebut, polisi berhasil mengamankan 10 orang tersangka diduga pelaku Maisir/Judi
dan barang bukti (BB). Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti digelandang
ke Mapolres Langsa.[Jagad]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here