Foto Pohon Kohler (Glumpang)
AtjehUpdate.com, BANDA
ACEH
– Gubernur Aceh diminta untuk tanam kembali pohon Glumpang dan Prasasti
di mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, yang merupakan simbol kemenangan Aceh
melawan kerajaan Belanda dalam perang Aceh tahun 1873.
Penegasan ini disampaikan
oleh Ketua Peusaba Aceh, Mawardi Al Usmani, kepada atjehupdate.com, Jum’at
(21/4). Pihaknya meminta Doto Zaini (red-Gubernur Aceh), agar langkah itu dapat
segera dilakukan, terutama sebelum masa jabatannya berakhir, hal itu sebagai
bentuk rasa tanggung jawab Gubernur karena telah menebang dan menghilangkan
bukti kebesaran sejarah Aceh tersebut.
Pohon Glumpang atau yang
lebih dikenal sebagai “Pohon Kohler”, adalah bukti perkasanya tentara perang
Aceh yang telah menewaskan Jenderal kerajaan Belanda tersebut, maka seyogianya
simbol tersebut harus tetap dilestarikan dan dirawat sebagai pembelajaran bagi
generasi kedepan.
Masih menurut Mawardi,
pohon dan prasasti tewasnya Kohler tersebut adalah bahagian yang tidak
terpisahkan dari sejarah dunia. Dan upaya penanaman dan pembuatan kembali
prasasti itu akan menimbulkan kesan yang baik bagi seorang Abu Doto (red-Gubernur),
sebelum masa jabatannya berakhir.
Desakan dan permintaan ini
muncul berdasarkan banyaknya pihak yang merasa kecewa dan mengeluh, terutama
tamu-tamu asing yang berkunjung ke Aceh, karena tidak bisa melihat lagi simbol
tewasnya Kohler yang tercatat dalam sejarah dunia itu.
Maka oleh karena itu, pihaknya
selaku pemerhati sejarah dan kebudayaan Aceh yang tergabung dalam Peusaba Aceh,
meminta Gubernur Aceh untuk dapat menanam dan mendirikan kembali Pohon Kohler
dan Prasasti tersebut. Demikian Mawardi Al Usmani.[Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here