AtjehUpdate.com, BANDA
ACEH

– Innalillahi wainnailaihi rajiun…demikian penggalan kalimat yang keluar dari
mulut gubernur Aceh Irwandi Yusuf saat menyampaikan kata sambutannya setelah
dilantik oleh Mendagri sebagai Gebernur Aceh, dalam Sidang Paripurna Istimewa
di Gedung DPR Aceh, Rabu (5/7).
Sambil menitikkan air
mata, Dr (HC). Capt. Drh. H. Irwandi Yusuf, M.Sc, juga berterima kasih kepada
seluruh masyarakat Aceh yang telah mempercayakan dirinya dan pasangan untuk
memimpin Aceh.
Namun menurutnya bahwa
sebenarnya amanah ini adalah sebuah musibah baginya, sembari mengutip sebuah
ayat dalam Alquran surat Al-Baqarah-156. “Innalillahi wainnailaihi rajiun,
kami akan memulai tugas ini, tentunya sebuah tugas yang amat berat dan belum
tentu mampu kami pikul’, ujarnya.
Kami harap dukungan dan nasihat dari semua pihak agar dapat menjalankan amanah ini dengan baik, “Tatati kami
kalau kami benar dan cegahlah manakala kami keluar dari garis kebenaran“,
ungkapnya lagi.
Rasa terimaksih yang
istimewa juga disampaikan kepada Ibunda nya, mertua serta istri, karena tanpa
mereka dirinya tidak akan bisa menjadi pemimpin Aceh hari ini.
“Bagi masyarakat yang telah
memilih kami ataupun tidak, kami akan mencintai anda semua” tegasnya.
Menurutnya lagi, kehadiran
Presiden Joko Widodo pada saat pelantikannya telah memberikan warna tersendiri
bagi masyarakat Aceh, karena hanya Aceh yang mendapatkan perlakuan istimewa
seperti ini, hadirnya seorang presiden ke daerah untuk memberikan ucapan
selamat. 
“Aceh menjadi sesuatu dalam
hatinya (red-Presiden)”, Ucap Alumnus Magister Collage of Veterinary Medicine
State University ini.[Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here