Hanya Edy dan Djarot Tarung di Sumut, JR Saragih Dicoret

0
462
Pasangan JR Saragih dan Ance Selian
Pasangan JR Saragih dan Ance Selian

Ijazah JR Saragih Bermasalah

AtjehUpdate.com,- Medan, Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara JR Saragih-Ance Selian dicoret oleh KPU Sumut sebagai kontestan pilkada karena dinilai tidak memenuhi persyaratan, Senin (12/2).

Hal itu karena legalisir ijazah milik JR Saragih bermasalah, dan tidak diakui Dinas Pendidikan.

Seperti diketahui, pasangan JR saragih-Ance Selian diusung tiga partai politik, yakni Partai Demokrat, PKB, dan PKPI.

Akhirnya KPU Sumatera Utara hanya menetapkan dua pasangan calon untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara, yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang diusung Gerindra, PKS, PAN, Golkar, PAN , Nasdem dan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, yang diusung koalisi PDIP dan PPP.

Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea menjelaskan, legalisir fotokopi ijazah SMA JR Saragih tidak memenuhi syarat karena tidak diakui oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. “Sehingga berdasarkan regulasi, yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan sebagai pasangan calon,” jelasnya.

KPU Sumut menetapkan dua pasangan yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan yang kedua pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus,” kata Mulia.

Anggota KPU Sumut divisi teknis Benget Silitonga menambahkan, sewaktu JR Saragih mendaftar, KPU Sumut menerima fotokopi ijazah SMA Iklas Prasasti, Jakarta Pusat.

JR Saragih menyerahkan Ijazah bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990. Sekolah tersebut kemudian diketahui tutup pada tahun ajaran 1993/1994. KPU kemudian memverifikasi keabsahan ijazah diserahkan JR ke KPU pada Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Dinas Pendidikan DKI Jakarta kemudian menyampaikan surat resmi ke KPU Sumut dan Dinas menyatakan tidak pernah mengeluarkan ijazah/STTB bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih G,” jelas Benget dan diputuskan penetapan tersebut.

Sementara Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan menyampaikan, apa yang diputuskan KPU sepenuhnya merupakan kewenangan KPU, pasangan calon yang tidak ditetapkan oleh KPU bisa menempuh jalur mensengketakan keputusan KPU tiga hari sejak keputusan diterima. “Dan kami punya waktu 12 hari pasca diregistrasi untuk memproses sengketanya, kata Syafrida.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here