AtjehUpdate.com,
LANGSA
– Ketua DPD II Partai Golkar Langsa hingga kini masih
berstatus sebagai anggota DPRK Langsa dari Partai Gerindra. Karena itu, sebagai
seorang anggota Dewan, yang bersangkutan masih dibenarkan dan berhak
mendapatkan fasilitas termasuk tunjangan bulanan sesuai dengan aturan
perundang-undangan. Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Aceh Legal Consult
(ALC) Muslim A Gani, kepada atjehupdate.com, Kamis (1/6).
Dikatakannya, Sesuai pasal
406 ayat (1) hutuf b dan ayat (2) huruf e UU no 17 tahun 2014 tentang MPR,  DPR, DPD, 
dan DPRD ( MD3) , menyebutkan pengunduran diri anggota dewan  diusulkan oleh partai politik. Artinya,  selagi partai politik bersangkutan belum
mengeluarkan surat pemberhentian dan pengangkatan PAW yang baru, maka Ilham
pangestu masih berkewajiban menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRK Langsa dan
berhak menerima tunjangan. 
“Jadi keberadaan Ilham Pangestu di DPRK Langsa
masih sah sebelum ada surat keputusan 
PAW dari partai politik yang mengusung Ilham Pangestu. Bahkan Ilham
Pangestu masih dibenarkan untuk menerima berbagai tunjangan dan fasilitas sebagai
anggota Dewan” kata Muslim A Gani.
Sementara itu, Ketua DPD
II Partai Golkar Langsa Ilham Pangestu kepada atjehupdate.com, mengatakan, saat
dirinya mencalonkan diri sebagai Ketua Partai Golkar Langsa, Ilham Pangestu
telah terlebih dahulu mengajukan surat pengunduran diri dari keanggotaan Partai
Gerindra Langsa. Bahkan Ilham mengaku turut mengajukan surat pengunduran diri
dari keanggotaan DPRK Langsa dari Partai Gerindra. 
“Ya kita sudah penuhi semua
aturan dengan mengajukan surat pengunduran diri baik dari partai Gerindra
maupun dari anggota DPRK Langsa. Jika hari ini saya masih berstatus anggota
Dewan dan masih diberi tunjangan sebagai anggota dewan, itu tanyakan saja kepada
Partai Gerindra,” katanya.[ZAL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here