AtjehUpdate.com, Pekanbaru – Terkait dengan
ramainya pemberitaan di media online lokal maupun nasional tentang lambannya
proses penanganan pembuatan E-KTP yang dikeluhkan warga Marpoyan Damai
Pekanbaru, Anggota Komisi lll DPRD Kota Pekanbaru, Ferry Shandra Pardede SE,
MPd, memberikan tanggapan, ketika ditanyakan terkait pemberitaan mengenai
sering habisnya blanko yang menjadi alasan lambatnya proses pembuatan E-KTP
melalui pesan WhatsApp (WA).(8/7).
Dia membenarkan bahwa memang
lambatnya pembuatan E-KTP tersebut disebabkan oleh tidak sesuainya pengiriman
blanko E-KTP dari Pemerintah Pusat, sedangkan permintaan masyarakat Pekanbaru
atau Riau begitu tinggi untuk pembuatan E-KTP.
“Ya, jumlah blanko
E-KTP tidak sesuai yang dikirim dari pemerintah pusat, dengan permintaan
pembuatan E-KTP yang tinggi masyarakat pekanbaru atau riau” Tuturnya
singkat.
Terpisah terkait lambatnya
pembuatan E-KTP. Ternyata E-KTP ini menjadi kontroversi dari awal, diwilayah
tertentu di indonesia juga merasakan hal yang serupa, lamanya pembuatan E-KTP.
Apalagi dengan pemberitaan
kasus mega korupsi E-KTP yang sedang ramai diberitakan media massa online
maupun cetak dengan adanya dugaan penggelembungan dana sebesar Rp 2,3 triliun
dalam anggaran proyek pengadaan KTP elektronik dan menyeret beberapa nama yang
disebut-sebut menerima uang anggaran E-KTP menjadi bertabur kontroversial dan
kasus ini menjadi salah satu dampak lambatnya pembuatan E-KTP.[Red/Denni
France]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here