Irma Suryani Bawa Harapan Baru Bagi Desa yang Terpinggirkan

0
282

AtjehUpdate.com,- Aceh Tamiang, Angota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Irma Suryani, SST, M.Kes melakukan kegiatan reses tunggal ke Desa Bukit Panjang 1, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, yang di pusatkan di pelataran SD Swasta Bukit Panjang 1, Selasa (6/3).

Momen menyerap aspirasi tersebut dihadiri ratusan warga dari dua desa, yakni Bukit Panjang 1 dan Desa Seunebok Baru yang merupakan desa tetangga. Warga disana menaruh harapan besar kepada Irma Suryani terkait sentuhan pembangunan infrastruktur di desa mereka yang selama ini termarginalkan.

Pasalnya, sejak dari zaman belum merdeka hingga sekarang kedua desa tersebut selalu tertinggal dari segi pembangunan fasilitas umum seperti sarana jalan dan sektor pertanian. Meski letak desa dipinggir  lintasan jalan negara, tapi akses jalan utama menuju ke Desa Seunebok Baru-Bukit Panjang 1 masih berdebu di musim panas dan berlumpur di musim penghujan.

Namun Irma Suryani telah membawa harapan baru bagi mereka yang terpinggirkan. Sekretaris Komisi D DPRK Atam ini menitipkan program aspirasi dewan berupa pengerasan badan jalan utama di dua desa itu sekaligus.

Datok Penghulu (Kades) Bukit Panjang 1, Nurifani, S.Pd mengatakan, baru sekali ini desanya menjadi tujuan reses anggota dewan. Ditahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada pejabat maupun anggota dewan yang datang, konon lagi membawa program pembangunan.

“Mudah-mudahan kedatangan anggota dewan Ibu Irma Suryani membawa pencerahan bagi kemajuan desa Bukit Panjang 1 dan sekaligus warganya. “Kami ingin program pembangunan di desa kami bisa ibu tindak lanjuti sesuai yang kami harapan,” sebut bu Datok itu.

Menurut Nurifani, saat ini yang dibutuhkan warganya yaitu pembangunan jalan usaha tani (JUT) untuk mengeluarkan hasil produksi padi dan penegerian SD Swasta Bukit Panjang 1, yang asal usulnya merupakan sekolah milik perusahaan perkebunan PTPN 1. Jika dalam waktu dekat tidak bisa menjadi sekolah negeri, maka SD Swasta Bukit Panjang 1 terancam ditutup. “Dampaknya kalau sekolah ini belum negeri, guru PNS yang mengajar disini semua akan ditarik, dan sekolah bakal tutup, karena tidak ada pengajar,” kata Fani.

Sekretaris Desa Bukit Panjang 1, Supriadi, S.Pd juga menyampaikan sejumlah priorotas pembangunan diantaranya, pengerasan jalan utama yang hampir terealisasi dan pembangunan waduk untuk pengairan di sawah. Selama ini petani yang bersawah di Bukit Panjang 1 kerap kesulitan mendapatkan air jika tiba musim kemarau. Petani hanya mengandalkan air hujan baru bisa becocok tanam. “Pembangunan waduk sangat prioritas bagi kami, untuk membantu kesejahteraan petani agar dalam setahun bisa tiga kali menanam padi,” ujarnya.

Menurutnya, sejak ada dana ADD, Desa Bukit Panjang 1 yang berdiri di areal perkebunan secara perlahan mulai terbangun. Kendati demikian pihaknya sangat membutuhkan perhatian wakil rakyat untuk memperjuangkan anggaran yang lebih besar lagi untuk membangun sarana dan prasarana di desa yang selama ini jauh tertinggal dengan dalih desa milik perkebunan.

“Kita tidak mau pembangunan di desa ini terhambat hanya gara-gara HGU PTP. Karena omong kosong desa di kebun tidak boleh dibangun infrastruktur. Jagan dibedakan desa HGU dan desa lainnya.Buktinya sejak ada ADD, hari ini apa yang kita mau bangun bisa dilakukan dan pihak perusahaan tidak keberatan,” ungkapnya.

Kepala Dusun Asahan, Desa Seunebok Baru, Suprapto yang mewakili warganya menyampaikan sangat setuju terhadap skala prioritas pembangunan, seperti akses jalan dan bidang pertanian. Sebab, dua akses  jalan poros masuk Desa Seunebok Baru kondisinya sangat memprihatinkan.

Meski berulang kali disampaikan dalam Musrenbang Kecamatan untuk di aspal, namun usulan selalu kandas menjadi tumpukan berkas di Dinas PU. “Dari zaman Beland ajalan di desa kami tidak pernah dibangun oleh pemerintah, apalagi tersentuh aspal,” cetus Suprapto dalam reses Irma Suryani tersebut.

Pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan reses Irma Suryani dewan asal Dapil 2 tersebut. Menurutnya Irma Suryani tidak sekadar reses menampung aspirasi, namun sudah membawa program nyata yang sebentar lagi bisa dinikmati warga.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here