IWO Aceh Nilai Polda Salah Alamat

0
540

AtjehUpdate.com,- Langsa, Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Aceh, menilai pemanggilan sejumlah wartawan terkait berita dugaan penggadaian surat lahan masjid Gampong Matang Slimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa oleh penyidik Polda Aceh salah alamat.

Demikian disampaikan ketua IWO Wilayah Aceh Muhammad Abubakar Minggu 14 Januari 2018 di Langsa.

Dikatakannya, wartawan yang memberitakan kasus tersebut sudah sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Kita sadari bahwa wartawan juga tidak kebal hukum, namun terkait pemberitaan tersebut sepertinya ada upaya – upaya pengekangan kegiatan Pers,” katanya.

Ketua Iwo juga menambahkan,hal semacam ini dinilai sangat tidak rasional kalau penyidik Polda Aceh memanggil sejumlah wartawan yang ikut memberitakan kasus tersebut, apa lagi akan di periksa sebagai saksi dalam kasus UU ITE.

Lebih jauh Muhammad Abubakar menegaskan, seharusnya penyidik Polda Aceh harus mempelajari dulu aturan Kode Etik Jurnalis (KEJ).

Pedoman Media Cyber dan MoU Nomor 01/DP/MoU/II/2012 dan Nomor 05/II/2012 Antara Dewan Pers dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Kita berharap agar penyidik Polda Aceh jangan mengabaikan aturan yang ada.

Kami sebagai insan Pers sekali lagi meminta kepada Polda Aceh dapat kiranya menggunaka UU Pers  Nomor 40 Tahun 1999.

“Bukan menggunakan UU ITE, karena media yang memberitakan kasus tersebut sudah sesuai dengan KEJ.

“Tugas kami sebagai kuli tinta menyampaikan informasi atau dan mempublikasi berbagai informasi kepada publik sesuai kaidah dan petunjuk UU Pers yang kami pelajari,” sambung Muhammad Abubakar.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here