AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Guna mengatasi penyalahgunaan dokumen keimigrasian, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Aceh, Agus Toyib Bc IP MH memerintahkan jajaran Imigrasi se-Aceh merazia warga negara asing (WNA) di daerah ini.

Agus Toyib menegaskan hal ini dalam sambutannya saat syukuran seusai menjadi inspektur upacara Hari Bakti Ke-69 Imigrasi di halaman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Senin (28/1). Menurutnya, hal ini sesuai harapan Menkumham, Yasonna H Laoly, bahwa sebagai penjaga pintu gerbang negara, maka petugas Imigrasi harus bisa memastikan tujuan setiap WNA di Indonesia.

Begitu juga dengan warga Indonesia di luar negeri. Semuanya harus memiliki tujuan yang jelas, jangan malah ada yang menyalahgunakan dokumen keimigrasian.

“Misal WNA hanya bervisa pelancong tapi malah bekerja padahal izin bekerja sudah habis. Tentu langkah pemantauan itu berupa razia, apalagi selama ini Aceh hanya memiliki enam Kantor Imigrasi yang membawahi 23 kabupaten/kota di Aceh,” ucap Agus Toyib.

Agus Toyib mengakui karena terbatasnya petugas Imigrasi ini, maka bukan tidak mungkin ada WNA yang lolos menyalahgunakan dokumen keimigrasian di Aceh, meski belum ada temuan. Oleh karena itu, ia juga mengimbau petugas Imigrasi berkoordinasi dengan polisi dan TNI hingga tingkat Polsek dan Koramil, bahkan ke desa-desa.

“Karena mereka (TNI/Polri) juga termasuk dalam Tim Pengawasan Orang Asing (Pora),” kata Agus.

Selain itu, Agus Toyib juga mengimbau petugas Imigrasi se-Aceh, yakni di Kantor Imigrasi Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Sabang, Meulaboh, dan Takengon agar teliti memberikan paspor kepada setiap warga, termasuk untuk keperluan umrah.

“Jangan sampai ada warga kita yang malah bergabung dengan kelompok berbahaya di luar negeri,” ujarnya. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here