Jika TNI/Polri Aktif Boleh Jadi Plt Gubernur, Warga Sumut Inginkan Jenderal Gatot

0
538

AtjehUpdate.com,- Sumatera Utara, Pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo bahwa pihaknya mengusulkan agar plt gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara (Sumut) diisi dari perwira tinggi Polri atau TNI yang jabatannya setara pejabat eselon I untuk menjaga kondusifitas daerah tersebut, dianggap merupakan sebuah pelanggaran.

Namun menurut Mendagri, pertimbangannya karena dua daerah itu punya kerawanan dari sisi stabilitas keamanan sehingga diperlukan plt gubernur dari kalangan Polri atau TNI aktif.

Tak hanya dianggap telah melanggar undang undang, ternyata usulan tersebut juga mendapat penolakan dari warga Sumut. Bahkan viral tersebar di media sosial, netizen yang menginginkan agar Jenderal Gatot Nurmantyo yang ditunjuk sebagai Plt Gubernur Sumut.

“Jika boleh dari kalangan TNI/Polri aktif menjabat plt gubernur, kami ingin Pak Gatot Nurmantyo menjabat Plt Gubsu,” tulis seorang netizen bernama Benny.

Ide tersebut langsung mendapat tanggapan positif dari netizen Sumut. Bahkan dibagikan hingga 1034 kali.

Netizen lain menimpali, “Kalau Polri aktif bisa jadi Plt Gubernur, pasti Pak Gatot Nurmantyo juga bisa”.

Sementara itu, ahli tata negara Prof Yusril Ihza Mahendra menentang rencana Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang ingin menempatkan dua perwira tinggi (pati) Polri menjadi penjabat gubernur atau pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara dan Jawa Barat, Minggu (28/1).

“Rencana Tjahjo tersebut berpotensi menubruk Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia”, ungkap Yusril sembari menegaskan, karena undang-undang menyebutkan bahwa polisi tidak boleh merangkap jabatan di luar tugas kepolisian.

Dijelaskannya, anggota atau perwira polisi memang boleh merangkap jabatan di institusi lain. Namun, harus berkaitan dengan tugas kepolisian, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Badan Intelijen Negara (BIN). “Tapi kalau menjabat sebagai gubernur atau kepala daerah itu enggak terkait langsung dengan tugas-tugas kepolisian,” ujar Yusril.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here