Kartu BPJS Mati, Diduga Pihak RS Graha Bunda Tolak Pasien

0
666
Khairani Wahab, pasien yang ditolak di RS Graha Bunda, Idi- Aceh Timur
Khairani Wahab, pasien yang ditolak di RS Graha Bunda, Idi- Aceh Timur

Pihak RS Minta Uang Jaminan Jutaan Rupiah

AtjehUpdate.com,- Aceh Timur,   Karena kartu Askes sudah mati, Rumah sakit Graha Bunda Idi Aceh Timur tolak pasien. Rumah sakit tersebut juga meminta uang jaminan mencapai jutaan rupiah.

Banyak kalangan masyarakat menilai bahwa citra pelayanan yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Graha Bunda sangat mengecewakan.

Hal senada juga dibenarkan pasien, ada kesan rumah sakit tersebut amat sangat buruk pelayanannya, ungkap Khairani saat ditemui wartawan.

Sebelumnya ia tidak menduga bahwa dirinya akan ditolak karena penyebab kartu Askes sudah mati, ujar Khairani Wahab.

Sebagaimana diketahui bahwa Khairani wahab (61)warga Dusun Buket Batee Gampong Buket Teukueh Kecamatan Idi tunong kabupaten Aceh Timur merupakan salah seorang  PNS yang baru memasuki masa pensiun, tepatnya awal Desember tahun 2017 lalu.

Dikatakannya, pengurusan semua berkas mulai dari Foto copy Askes, KK, KTP dan slip Gaji sudah kita serahkan kepada pihak Rumah Sakit Graha Bunda,namun pihak Rumah sakit masih mengatakan Askes ibunya masih belum Berlaku dan bermasalah dengan BPJS, ujar Khairani kepada wartawan Minggu (14/01/18) di rumah Sakit Umum Zubir Mahmud idi Aceh Timur.

“Mendengar perkataan yang dilontarkan pihak rumah sakit tersebut, akhirnya kami terpaksa harus membayar seluruh biaya perawatan selama kami dirawat,” kata Khairani.

Menurut anaknya Maulidin menyebutkan,” kami telah membayar biaya keseluruhan dengan jumlah wang yang tidak sedikit yaitu Rp:4.372.242 (empat juta tiga ratus tujuh puluh dua ribu dua ratus empat puluh dua rupiah).

Maulidin meminta kepada pemkab Aceh Timur agar permasalahan yang menimpa orang tuanya mendapat perhatian yang serius, hingga tidak terulang kembali.

“Kami hanya berharap, dengan kebijakan yang akan ditempuh oleh Bapak Bupati supaya pihak rumah sakit segera mengembalikan sejumlah uang kami,” tuturnya.

Lebih jauh dikatakannya, “kami minta kepada pihak kepolisian agar ada upaya penyelidikan terhadap kasus ini,”.

Sementara itu  Humas Rumah Sakit Graha Bunda Afrijal kepada media menjelaskan melalui selulernya. Terkait permasalahan tersebut, lebih jelasnya agar pasien tersebut memperbaiki saja datanya sampai Askes BPJS itu mengakuinya.

Dikatakannya, pasien harus berupaya untuk melengkapi administrasi, kemudian diserahkan kepada pihak kami (Rumah Sakit Graha Bunda).

“Mengenai semua dana pasien yang telah diterima oleh pihak rumah sakit pasti akan kami kembalikan,” jelas humas.

Lebih lanjut Afrijal menambahkan bahwa sebenarnya tidak ada persoalan, tapi sampai hari ini pihak BPJS belum mengakuinya, ujar Afrijal.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here