BB Tuak yang Diamankan oleh Polres Langsa
AtjehUpdate.com LANGSA
Pihak
Kepolisian Jajaran Polres Langsa memastikan sedang memproses sesuai ketentuan hukum
terhadap oknum warga yang berpesta tuak dibulan suci ramadhan setelah digrebek
oleh tim gabungan Polres dan satu regu personel Wilayatul Hisbah (WH) Kota
Langsa.
Demikian dikatakan
Kapolres Langsa AKBP H Iskandar ZA SIK melalui Kasatreskrim, AKP M Taufiq SIK, pada atjehupdate.com, Minggu (4/6).,
“Memang benar, Sabtu atau
malam Minggu (4/6) sekira pukul 00.00 Wib dinihari, Tim Gabungan Polres bersama
satu regu personel Wilayatul Hisbah (WH) Langsa berhasil menggerebek  sejumlah oknum warga pesta minum tuak pada
bulan suci ramadhan di Gampong Geudubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro,” ujar M Taufik.
Diterangkan, saat ini
pihak Kepolisian telah mengirim barang bukti berupa minuman tuak tersebut ke
laboratorium untuk memastikan dan mengecek keaslian minuman jenis tuak
dimaksud.
Akp M Taufik Sik, Kasatreskrim Polres Langsa
“Kami berharap semua pihak
dapat bersabar, karena saat ini sedang dalam proses pemeriksaan, Insya Allah
bila telah selesai akan kita informasikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Seperti telah diberitakan sebelumnya
oleh atjehupdate.com, pada Sabtu atau malam Minggu sekira pukul 00.00 Wib Tim
Gabungan Polres bersama satu regu personal Wilayatul Hisbah (WH) Kota Langsa
berhasil menggrebek warga pelaku minum khamar jenis tuak pada bulan suci Ramadhan
di Gampong Geudubang Aceh Kecamatan Langsa Baro.
   
Dalam penggerebakan tersebut
petugas berhasil mengamankan tiga orang pelaku khamar berserta barang bukti (BB
) berupa satu ceret besar tuak yang ada dilokasi.
Sedangkan oknum warga pelaku
judi (Meisir), begitu mengetahui petugas datang mereka langsung melarikan diri.
“Namun identitas para pelaku telah kita ketahui, dan akan segera kita jemput
paksa untuk diproses hukum,” ujar Ibrahim Latif seraya menandaskan saat
ini pelaku dan BB sudah diamankan Polisi untuk diproses sesuai dengan Qanun
nomor 6 tentang hukum jinayat.
Adapun pelaku pesta mabuk
tuak yang berhasil diamankan adalah Jamaludin (30), Syaifuddin (51), dan Tusino
(36), ketiganya adalah warga gampong Geudubang Aceh, Kecamatan Langsa Baroe,
para pelaku beserta barang bukti (BB) berupa satu teko besar miras jenis tuak,
malam itu juga diserahkan ke penyidik Polres Langsa untuk diproses sesuai qanun
nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.
“Pelaku dapat
dikenakan hukuman Hudud, yaitu dicambuk 40 kali cambuk di depan umum”
pungkasanya.[Jamil Gade]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here