AtjehUpdate.com, JANTHO – Ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman SE, dikediamannya Lam Ara,
Samahani, Aceh Besar, Kamis (29/6) mengundang para pemuda yang tergabung dalam
DPP Basirah Indonesia (Dewan Pengurus Pusat Barisan Sirah Indonesia).
Dalam diskusi tersebut
dihadiri oleh Ustad Irawan Abdullah (PKS), Musyarifsyah (Ketua DPP Basirah
Indonesia), Mukhtar Ali (Ketua Ekonomi Kreatif), Riri Isthafa Najmi (Ketua
Kaderisasi Dan Pembinaan Generasi Muda), Muhammad Sahar, Dedi Saputra, dll.
Sulaiman SE menyampaikan
bahwa kondisi kriminalitas dan krisis sosial yang menimpa kabupaten Aceh Besar
saat ini adalah narkoba.
“Saya sangat terkejut
ketika beberapa data mengatakan bahwa Montasik merupakan daerah terparah yang
banyak melakukan transaksi jual-beli narkoba. Kemudian saya mengerut dahi
ketika mendengar di posisi nomor 2 adalah Samahani, kampung saya,” katanya.
Oleh karenanya katanya,
dia sangat mengapresiasi para pemuda dari Basirah Indonesia yang begitu konsen
dan intens untuk mewujudkan daerahnya dalam mensosialisasi, menyelamatkan dan
memberantas narkoba melalui silaturahmi dan komunikasi dari beberapa tokoh.
Kemudian katanya, “Saya
sangat mendukung penuh (sambil menunjukkan 2 jari). Kalau satu jari mendukung
dan dua jari pertanda saya siap mendukung penuh gerakan kemanusiaan ini.
DPRK Aceh Besar siap
anggarkan dana rehab dalam pembahasan 3 jt/klien,” pungkas Sulaiman dengan
semangat.
Adapun ketua DPP Basirah
Indonesia, Musyarifsyah S. Pd. I mengatakan, bahwa silaturahmi dan komunikasi
dengan pihak pemangku kebijakan daerah sangat penting dalam mengkampanyekan dan
mensosialisasikan bentuk gerakan anti narkoba ini secara nyata.
“Sebelumnya kita
sudah bersilaturrahim dan bangun komunikasi dengan Bupati terpilih, Pak Mawardi
Ali. Dalam diskusi tersebut beliau sangat siap membantu dan mendukung untuk
terbentuknya BNKK Aceh Besar (red: Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Aceh
Besar,” kata Musyarif.
“Sekarang kita sudah
komunikasi dengan ketua DPRK (read-Pak Sulaiman). Beliau juga siap mendukung
penuh gerakan kemanusiaan ini. InsyAllah kita tetap terus mengawal dan siap membangun
komunikasi yang intensif dengan para pengambil kebijakan daerah kita, guna
menyelamatkan generasi muda dari bahaya laten narkoba,” tutup pemuda
alumni UIN Ar-Raniry tersebut.[Najmi]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here