AtjehUpdate.com,- LANGSA, Pemko Langsa melarang warga Kota Langsa untuk merayakan pergantian tahun baru 2018 serta petugas WH akan merazia pedagang mercon atau petasan jika ditemukan.

Kepala Dinas Syariat Islam, Drs H Ibrahim Latif MM mengatakan bahwa kegiatan meniup terompet, membakar petasan ,pesta musik, karaoke,balap liar dan segala hal yang bersifat hura-hura yang bermaksud dalam merayakan malam pergantian tahun baru dilarang.

“Jika ditemukan mercon/petasan, terompet dan sejenisnya maka akan disita petugas” ujar Ibrahim.

Ditambahkan Kadis Syariat Islam Kota Langsa ini bahwa pihaknya juga meminta pengelola karaoke dan hiburan untuk menutup kegiatan mulai pukul 19.00 sampai 06.00 WIB. Para remaja dan Pemuda juga dilarang berkumpul atau berdua-duan serta berboncengan dengan yang bukan mahramnya.

“Kita harap orang tua bisa menjaga anaknya agar tidak keluar malam dan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan Syariat Islam” terang Ibrahim, Selasa (25/12/2018).

Dijelaskan Ibrahim yang sering disapa Wak Him ini bahwa dalam upaya mengantisipasi semua larangan tersebut, petugas WH bekerjasama dengan polisi, TNI, Satpol PP akan melakukan penertiban sehingga petugas gabungan tersebut akan menindak tegas oknum yang melakukan pelanggaran.

“Hal ini kita lakukan semata untuk mengharap Ridha Allah agar terhindar dari bala dan kita berharap semua pihak dapat mendukung upaya penegakan Syariat Islam di Kota Langsa” tutup Ibrahim. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here