AtjehUpdate.com,- LANGSA, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Syiah Kuala mengadakan Focus Group Discussion terkait Penelitian Survei indeks  kualitas program siaran lembaga penyiaran Televisi dalam pandangan masyarakat Aceh tahun 2018 di WRH Café, Jl A Yani Lorong Utama Kota Langsa, Minggu (04/11/2018).

Adapun unsur peneliti yang terlibat yaitu dari akademisi, organisasi keagamaan, organisasi Kebudayaan , Perempuan dan Organisasi Penyiaran/ Pers.

Dr Hamdani sebagai salah satu Peneliti mengatakan bahwa Pemerintah Aceh melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh bekerjasama dengan LPPM Unsyiah memiliki tujuan untuk melakukan Survei tersebut mengingat dalam Indeks Kualitas Penyiaran , Aceh tidak masuk di dalamnya.

“Sementara Aceh sendiri punya keistimewaan melalui UUPA Pasal 153 bahwa Aceh bisa membentuk system penyiaran Islam guna menghindari program-program pertelevisian yang tidak mendidik dan tidak sesuai dengan Budaya Aceh” paparnya kepada Atjehupdate.com.

Adapun peserta dalam acara tersebut juga memberi nilai tinggi akan pentingnya kehadiran Qanun Aceh yang bisa mengatur penyiaran agar lebih tersaring lagi dan layak dikonsumsi dengan meminimalisir efek negative dari siaran pertelevisian.

“Sebelumnya kita telah memberikan lembaran Survei untuk diisi oleh peserta dan hasilnya kita diskusikan bersama hasil kuesioner sebelumnya dan Alhamdulillah semua peserta survey hadir dan terlibat aktif dalam memberi masukan yang positif” pungkas Hamdani. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here