AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Pekan kebudayaan Aceh (PKA) yang ke 7 adalah momen untuk memamerkan  adat dan budaya dari berbagai kabupaten yang ada di provinsi Aceh, salah satunya Kabupaten Aceh Selatan.

Saat kita mengunjungi anjungan kabupaten yang beribukota Tapaktuan ini,  memasuki pintu gerbang kita akan disuguhi monumen pala didepannya dan disebelah kiri ada taman, air terjun dan patung naga.

Nuansa rumah panggung yang di bawahnya memamerkan kue khas dan bahan kerajinan alat tenun. Tidak ketinggalan potret wisata alam yang ada di kabupaten Aceh Selatan selama berlangsungnya PKA dari tanggal 5-15 Agustus 2018.

Duta wisata Aceh selatan tahun 2016 Fitri Anizar mengatakan anjungan PKA tahun ini difokuskan pada dua adat yaitu Kluet dan Aneuk Jamee, meski disana ada tiga suku yaitu Aceh, Kluet dan Aneuk Jamee  tapi mereka tidak mengeksplorasi semuanya.

“Anjungan daerah lain pasti sudah menampilkan adat Aceh kami kira adat Aceh tidak perlu difokuskan lagi pada anjungan ini” ujarnya, Rabu (08/08/2018).

Jika kita memasuki rumah anjungan tersebut, kita akan melihat di sebelah kiri ruang pertama yaitu pelaminan adat Kluet tempo dulu dan sebelah kanan adat Kluet yang sudah dimodifikasi sehingga ruangan bernuansa indah.

Kemudian saat kita memasuki ruangan tengah kita akan disuguhi dengan pelaminan dan tempat tidur dari suku Aneuk Jamee dengan tidak lupa meletakkan pajangan foto raja-raja pada masa kerajaan Tapaktuan.

Tidak ketinggalan di bagian belakang tersuguhkan pernak-pernik tempo dulu baik dari perlengkapan masak dan perhiasan kuno, Qur’an kuno, dan replika pakaian ulama Abuya Syech Muda Wali Al Khalidi Darussalam juga disertakan karya-karyanya.

Di dinding-dinding juga dihiasi dengan pajangan foto pemimpin Aceh dari tempo dulu.

Momen Pekan Kebudayaan Aceh ini memang saatnya dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh untuk mempertontonkan adat dan budayanya yang kaya, termasuk Tapaktuan dengan cirikhas penghasil buah palanya.(Yatimah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here